Sumut

Deputi Kementerian Koperasi Bersama Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau KDMP Medan Krio

Deputi Kementerian Koperasi Bersama Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau KDMP Medan Krio
Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, bersama Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sudung Situmorang, melakukan kunjungan kerja KDMP Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (27/2/26). Waspada.id/Rinaldi
Kecil Besar
14px

SUNGGAL (Waspada.id): Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, bersama Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sudung Situmorang mengunjungi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (27/2/26).

Menurut Panel Barus, kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau kesiapan operasional koperasi desa merah putih sebagai bagian dari program strategis pemerintah. Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri menargetkan sebanyak 30.000 koperasi desa dapat beroperasi secara nasional pada tahun 2026.

“Keberadaan koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa, tetapi juga menjadi ujung tombak penyaluran berbagai program strategis pemerintah, termasuk distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi,” kata Panel Barus.

Ia juga mengakui lokasi pembangunan KDMP Medan Krio sangat startegis, sehingga warga sangat mudah menjangkaunya.

Dalam kesempatan itu, Panel Barus menyoroti persoalan kuota LPG 3 kilogram yang diterima KDMP Medan Krio. Pasalnya, koperasi tersebut hanya memperoleh kuota 300 tabung LPG 3 kg per bulan, sementara jumlah penduduk Desa Medan Krio mencapai sekira 17.000 jiwa atau sekira 4.250 kepala keluarga.

“Jika satu keluarga menghabiskan sekira 5 hingga 6 tabung LPG 3 kg per bulan, maka kuota 300 tabung itu hanya cukup untuk satu hingga dua hari. Setelah itu stok habis,” jelasnya.

Karena itu, tambahnya, pemerintah desa bersama pengurus koperasi berharap status KDMP Medan Krio dapat ditingkatkan dari subpangkalan menjadi pangkalan LPG, sehingga kuota distribusi dapat meningkat hingga sekitar 3.000 tabung LPG 3 kg per bulan.

Panel Barus menegaskan bahwa persoalan pengaturan kuota, serta pola distribusi LPG akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pertamina Patra Niaga.

“Kami sedang mengecek pola komunikasinya, distribusi dari agen mana ke koperasi mana. Semuanya harus jelas agar ketika bangunan koperasi sudah siap dan beroperasi, distribusi LPG bisa langsung berjalan,” paparnya

Ia juga menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung program strategis pemerintah.

“Pertamina Patra Niaga selalu terdepan mengawal program strategis Presiden, termasuk SPBU nelayan dan Koperasi Desa Merah Putih. Ini komitmen nyata hadir untuk negeri,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Medan Krio, R. Chairul Azmi, menyampaikan harapan agar status KDMP Medan Krio segera ditingkatkan menjadi pangkalan LPG.

“Selama ini kami masih subpangkalan dengan kuota 300 tabung. Jika menjadi pangkalan, kuotanya bisa meningkat menjadi 3.000 tabung LPG 3 kg. Ini sangat dibutuhkan karena jumlah penduduk kami sekitar 17.000 jiwa,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto,serta Kementerian ESDM atas dukungan terhadap program KDMP.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Menteri ESDM, serta Bapak Menteri Koperasi yang telah membantu dan mendukung program Koperasi Desa Merah Putih ini,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, Panel Barus juga berdialog dengan Ketua KDMP Medan Krio, Ummi,sekaligus melihat jenis barang apa saja yang telah tersedia di koperas tersebut.

Ummi menjelaskan, bangunan sementara KDMP Medan Krio sudah banyak menyediakan berbagi kebutuhan masyarakat. Seperti beras, minyak goreng, bawang merah, gula, gas LPG 3 kilogram dan lainnya.

“Kalau beras memang berasal dari desa kami. Kan luas areal persawahan di Desa Medan Krio ada 300 hektar. Tapi kalau bawang merah berasal dari Kecamatan Beringin,” sebut Ummi, seraya menyebutkan jika anggota koperasinya ada 120 orang.

Ketika ditanya berapa harga jual gas LPG 3 kilogram, Ummi menyebutkan bahwa harga untuk anggota koperasi Rp 16 ribu dan bukan anggota Rp 17 ribu.

“Nah, KDMP yang seperti ini harus kita apresiasi, ” tandas Panel Barus.

Kegiatan tersebut turut dihadiri: Kadis Koperasi dan UMKM Deliserdang Dr.Hj.Miska Gewasari, GM.Pertamima Patra Niaga, Sunardi, Camat Sunggal Danang Purnama Yudha, serta sejumlah jajaran Pertamina Patra Niaga.(id.28/syahril)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE