Di Palas, Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H Dirangkai Pelantikan BKMT

  • Bagikan
Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H di Padanglawas dirangkai dengan Pelantikan BKMT Kabupaten Padanglawas. (Waspada/Idaham Butar Butar/B)
Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H di Padanglawas dirangkai dengan Pelantikan BKMT Kabupaten Padanglawas. (Waspada/Idaham Butar Butar/B)

LUBUK BARUMUN (Waspada): Di Kabupaten Padanglawas (Palas), peringatan Tahun Baru Islam dirangkai dengan pelantikan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).

Pantauan Waspada.id, Rabu (19/7), dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Palas menggelar Tabligh dan Dzikir Akbar di lapangan MTQ Kecamatan Lubuk Barumun.

Acara dirangkai dengan pelantikan Dra. Hj. Badariah F. Siregar sebagai Ketua BKMT Kabupaten Padanglawas, yang dilantik langsung oleh Ketua BKMT Provinsi Sumatera Utara, Dra. Hj. Rosmawati Harahap, PSi.

Di Palas, Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H Dirangkai Pelantikan BKMT

Plt. Bupati Padanglawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, M.Si, MH menyampaikan bahwa di peringatan Tahun Baru Islam kali ini sengaja dirangkai dengan pelantikan BKMT Kabupaten Palaas, di samping menggelar tabligh dan zikir akbar.

Ahmad Zarmawi juga mengucapkan selamat kepada pengurus BKMT Palas, mudah-mudahan bisa amanah serta berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Diketahui, BKMT temasuk organisasi nasional yang memiliki kepengurusan di tingkat pusat hingga ke daerah. Dan tentu organisasi ini memiliki anggaran dasar serta program kerja, baik secara nasional terutama di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Keterlibatan perempuan hampir di segala bidang, tidak bisa dianggap remeh lagi. Perempuan saat ini tidak hanya di dapur dan mengurus anak. Bahkan di DPR alokasi penyertaan perempuan mencapai 30 persen.

Akhir-akhir ini sudah ada jabatan sebagai camat, kepala dinas serta beberapa jabatan strategis lainnya yang dipimpin seorang perempuan.

Dan momentum Tahun Baru Hijriah ini, bisa menjadi momen penting bagi kaum ibu. Dan saatnya kaum ibu bangkit untuk menunjukkan jati diri, sekaligus berlomba-lomba untuk bisa lebih dekat kepada Allah SWT.

Bukan untuk pamer atau bersaing dalam hal duniawi, tetapi bagaimana agar kaum ibu bisa menyisihkan waktu sambil mengurus rumah tangga, bisa meningkatkan pengetahuan, meningkatkan keimanan, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhana Wa Ta’ala.

Kata Zarnawi, hari pertama 1445 H sengaja diawali dengan tausiyah dan zikir akbar, serta kegiatan keagamaan lainnya, “Insya Allah tahun ini kita lebih baik daripada tahun kemarin dan kita berusaha agar tahun depan lebih baik daripada tahun ini,”. (a30/B)

  • Bagikan