Di Sergai Ada Spiderman Dan Kuntilanak Bangunkan Sahur

  • Bagikan
Pemeran kuntilanak Mara Kumandra alias Amara bersama pemeran spiderman Fatir saat membangunkan sahur warga bersama remaja masjid Syubbanul Muttaqin Dusun III Desa Kesatuan Kec.Perbaungan Kab.Sergai baru-baru ini. (Waspada/Ist)
Pemeran kuntilanak Mara Kumandra alias Amara bersama pemeran spiderman Fatir saat membangunkan sahur warga bersama remaja masjid Syubbanul Muttaqin Dusun III Desa Kesatuan Kec.Perbaungan Kab.Sergai baru-baru ini. (Waspada/Ist)

PERBAUNGAN (Waspada): Ada cara unik yang dilakukan oleh Remaja Masjid Syubbanul Muttaqin di Desa Kesatuan Kec.Perbaungan Kab.Serdang Bedagai (Sergai) di bukan suci Ramadan 1445 Hijriah ini

Keunikan tersebut saat rutinitas membangunkan warga untuk makan sahur, dua orang pemuda mengenakan kostum seperti kuntilanak dan spiderman.

Sedangkan remaja masjid lainnya mengiringinya dengan becak bermotor lengkap dengan sound pengeras suara keliling dari rumah ke rumah di Dusun setempat untuk membangunkan warga untuk persiapan makan sahur.

Mara Kumandra,32, alias Amara pemakai kostum kuntilanak warga setempat yang dihubungi Waspada.id, Sabtu (16/3) sore kemarin via layanan WhatsApp menuturkan dia memakai kostum seperti kuntilanak dan rekannya memakai kostum spiderman Fatir,17, mengelilingi Dusun Desanya untuk membangunkan makan sahur.

Menurut Mara Kumandra, aksinya bersama beberapa pemuda remaja Masjid mengendarai becak bermotor dengan sound pengeras suara membangunkan warga dari pintu ke pintu.

” Tanggapan warga yang dibangunkan beragam, ada yang takut, ada yang terkejut, bahkan ada yang tertawa, intinya warga terhibur dan tidak terlambat makan sahur”, terang Mara Kumandra seraya mengakui aktifitas membangunkan sahur keliling sudah tahun ke 3 sejak tahun 2022.

Aksi meraka membangunkan warga lanjut Mara Kumandra, dilakukan selama 30 menit dari pukul 03:00 sampai pukul 03:30 dinihari, namun saat cuaca cerah.

Hal tersebut mereka lakukan agar warga terhibur, anak-anak semangat bangun sahur.

” Meski sudah berjalan tiga tahun aksi kami membangunkan warga belum ada apresiasi dari pihak Desa”, sebut Amara seraya menambahkan kendati demikian tidak masalah, karena aksi mereka membangunkan sahur warga dengan cara unik dengan niat ikhlas, semoga menjadi amal mereka.

Warga sekitar Rahmat mengaku sangat mendukung upaya Remaja Masjid Syubbanul Muttaqin di Desa Kesatuan dengan kostum ala kuntilanak dan spiderman.

” Dengan aksi unik mereka warga senang, warga juga tidak akan terlambat bangun untuk makan sahur”, sebut Rahmat. (a15)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *