Diduga Lewati Masa Pemeliharaan, Proyek “Tambal Sulam” Tak Juga Rampung

  • Bagikan
Terlihat kerukan pada badan jalan ruas Aek Kanopan- Bandar manis yang belum ditambal, Senin (11/3). (Wsp/ Ilyas Munthe).
Terlihat kerukan pada badan jalan ruas Aek Kanopan- Bandar manis yang belum ditambal, Senin (11/3). (Wsp/ Ilyas Munthe).

AEKKANOPAN (Waspada): Proyek Pemeliharaan Jalan Aek Kanopan – Bandar Manis berbiaya Rp386.280.685 tahun 2023 yang dikerjakan CV.Abigael Wigata Mandiri kini kondisinya seperti tidak “bertuan”.

Pasalnya, saat ini terlihat di badan jalan pada proyek “tambal sulam” ini masih terlihat adanya lobang pengerukan badan jalan yang dilakukan oleh rekanan satu bulan pasca pekerjaan selesai dikerjakan.

Dilakukannya pengerukan diduga akibat badan jalan yang baru selesai dikerjakan mengalami retak dan pecah dibeberapa bagian badan jalan.

Namun anehnya, hingga memasuki bulan Maret 2024 pihak rekanan terkesan abai dan belum melakukan penambalan kembali terhadap badan jalan, sehingga menyulitkan pemakai jalan.

“Tahun semalam juga seperti ini, diperbaiki kemudian dikupas lagi dan dibiarkan begitu saja,” ujar warga pemakai jalan saat bertemu di jalan tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Labura, Dedi Agusman, ST, coba dikonfirmasi terkait hal ini, Senin (11/3) mengatakan jika pihaknya telah mengingatkan pada rekanan agar segera menyelesaikannya, namun pihak rekanan beralasan masih kesulitan dalam order pemesanan hot mix.

“Sudah kita sampaikan, tetapi mereka masih beralasan jika tidak memungkinkan mendatangkan order hot mix dalam jumlah kecil, jadi menunggu adanya pekerjaan tambahan lainnya,” jelas Dedi.

Saat disinggung terkait masa pemeliharaan proyek Dedi Agusman mengatakan, “Masa pemeliharaan tersedia 6 bulan, kemungkinan masa pemeliharaannya telah habis,” jelasnya.

Dari data yang ditampilkan oleh website Lembaga Pelelangan Sistem Elektronik (LPSE) Kabupaten Labura. Proyek dengan judul Pemeliharaan Jalan Ruas Aek Kanopan – Bandar Manis dengan kode lelang 2502604 dan penetapan pemenang tender pada awal bulan Mei 2023.

Jika dihitung dari masa penetapan pemenang tender di bulan Mei 2023 hingga Maret 2024 maka ada rentang waktu 10 bulan. Hingga kemungkinan proyek ini diduga telah melewati masa pemeliharaan. (Cim)

  • Bagikan