MADINA (Waspada): Pengamat kinerja aparatur negara, Adi Suhrianto, Rabu (4/6), menduga kuat adanya pungutan liar (pungli) senilai Rp400.000 per orang dalam pembuatan akun MyASN dan E-Kinerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2024.
Adi memperkirakan sekitar 425 pegawai Dinas Kesehatan terbebani biaya tersebut, sehingga total dugaan pungli mencapai Rp170 juta.

Ia menduga pungli tersebut diketahui Kepala Dinas Kesehatan, dr. Faisal Situmorang, dan mendesak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindaklanjuti dugaan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan, saat dikonfirmasi, berjanji akan mengecek informasi tersebut. “Saya cek dulu, saya infokan kembali ya,” ucapnya singkat.(a32)












