SIABU (Waspada.id): Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan bahwa penangkapan puluhan kilogram ganja di Kecamatan Siabu pada Sabtu (7/2/2026) bukan dirahasiakan.
Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa kasus tersebut masuk dalam pengungkapan Tindak Pidana Narkoba (TPN) periode Februari 2026 dan akan diumumkan melalui press release pada bulan Maret mendatang.
“Kemarin sudah saya sampaikan pada saat Press Release, bahwa pengungkapan ganja di wilayah hukum Siabu tersebut masuk dalam pengungkapan TP Narkoba oleh Satresnarkoba Polres Madina, periode bulan Februari 2026 sehingga akan dipress release bulan Maret 2026,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Minggu (15/02).
Kapolres menambahkan bahwa kasus masih dalam tahap pengejaran terhadap Tersangka (TSK) serta pengembangan perkara, sehingga tidak dapat diungkapkan secara sepihak saat ini. “Artinya bukan ditutup-tutupi atau dirahasiakan oleh Polres Madina,” jelasnya.
Informasi tentang penangkapan pertama kali diperoleh dari seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya. Menurutnya, peristiwa terjadi pada siang hari ketika tim Satuan Narkoba Polres Madina memberhentikan mobil Terios berwarna hitam yang diduga mengangkut tumpukan bal-balan ganja.
“Di dalam mobil itu sepertinya ada tumpukan bal-an ganja. Mobil Terios itu mengangkut ganja itu untuk diletakkan ke truk Fuso yang terparkir,” cerita warga tersebut.
Warga menjelaskan bahwa supir truk Fuso akhirnya melarikan diri dan belum dapat diamankan, namun kendaraan tersebut berhasil disita oleh pihak kepolisian. “Truknya diamankan bang. Tapi memang lari sopirnya,” jelasnya.
Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu (14/2), Kasat Narkoba Polres Madina AKP Said Rum tidak memberikan konfirmasi apapun terkait kasus tersebut dan mengarahkan untuk menghubungi humas Polres Madina. “Silakan komunikasikan sama humas ya pak,” tulisnya dalam balasan pesan.
Respons tersebut membuat masyarakat mengajukan pertanyaan terkait komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Madina sebelum klarifikasi dari Kapolres diterima.(id100)











