Sumut

Disbudparekraf Simalungun Akan Gelar 7 Event Bangkitkan Pariwisata Parapat

Disbudparekraf Simalungun Akan Gelar 7 Event Bangkitkan Pariwisata Parapat
Kecil Besar
14px

PARAPAT (Waspada.id):  Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kabupaten Simalungun bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Simalungun akan menyelenggarakan tujuh event pariwisata sepanjang tahun 2026 di Kota Wisata Parapat.

“Parapat memiliki potensi besar, baik dari sisi alam, budaya, maupun ekonomi kreatif. Melalui tujuh event ini, kami ingin menghadirkan daya tarik berkelanjutan agar kunjungan wisata terus meningkat,” ungkap Kadis Budparekraf Franky Fernandus Purba.

Ketua PHRI Simalungun Robert Pardede mendukung kolaborasi ini. “Dengan adanya event ini, tentunya akan dapat meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke restoran, serta penjualan produk lokal. Mari sama-sama bergandengan tangan untuk memajukan Kota Turis Parapat,” ajaknya.

Rangkaian event bertema “Bangkit dan Bersinar Pariwisata Simalungun bersama Semagat Baru” bertujuan menarik wisatawan nusantara dan mancanegara, sekaligus memperkuat posisi Parapat sebagai destinasi unggulan kawasan Danau Toba. Franky berharap kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan, memperpanjang lama tinggal mereka, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

Ketujuh event yang akan digelar meliputi live music setiap Sabtu-Minggu di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas dan Open Stage, Imlek Fair, Simalungun Ramadhan Fair, Parapat fun-run, Parapat mewarnai, Festival kopi dan kapal hias, serta Simalungun berdendang.

Setiap acara akan dilengkapi dengan pameran produk UMKM dan ekonomi kreatif lokal, yang melibatkan komunitas seni, pelaku UMKM, dan generasi muda. Seluruh kegiatan akan dipusatkan di kawasan wisata Parapat, sebagai pintu masuk utama ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Rencana ini disampaikan Franky saat pertemuan dengan pengurus PHRI pada Kamis (15/01/2026) di Atsari Hotel Parapat. Robert Pardede juga mendorong perluasan sinergi dan komunikasi agar program memberikan dampak nyata bagi peningkatan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Pemerintah Kabupaten Simalungun optimis bahwa melalui kegiatan terencana dan berkesinambungan, Parapat akan kembali menjadi destinasi wisata andalan Sumatera Utara dalam rangka pemulihan dan penguatan sektor pariwisata. [***]

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE