Forkopimda Rakor PETI Kotanopan

  • Bagikan
Kapolres Madina, AKBP Arie Paloh bersama Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Nasution saat Rakor dengan Forkopimda terkait PETI Kotanopan di Polres Madina, Rabu (3/4).(Waspada/Ist).
Kapolres Madina, AKBP Arie Paloh bersama Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Nasution saat Rakor dengan Forkopimda terkait PETI Kotanopan di Polres Madina, Rabu (3/4).(Waspada/Ist).

MANDAILING NATAL (Waspada) : Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Forkopimda Madina) mengadakan rapat koordinasi terkait permasalahan Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan persisnya di sekitaran DAS Sungai Batang Gadis.

Rapat berlangsung di Aula Polres Madina, Rabu (3/4), yang di pimpin langsung Kapolres Madina, AKBP. Arie Sopiandi Paloh, S.Ik. Terlihat hadir Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Nasution, Pabung, Mayor Inf. David Sidabutar, dan Koramil 13 Panyabungan, Kapten Inf. AK Harahap.

Kapolres Madina, Arie Paloh pada kesempatan tersebut mengajak seluruh unsur Forkopimda agar sama-sama mencari solusi dan tindakan persuasif terkait PETI. Kapolres tidak mau terjadi pergesekan jika melakukan tindakan-tindakan preventif, karena pemberantasan PETI harus dilakukan secepatnya.untuk itu Kapolres berharap dalam beberapa hari ini, unsur-unsur Forkopimda bisa memberikan waktu luang untuk membuka komunikasi dengan masyarakat di Kotanopan.

Kapolres juga mengatakan, tindakan persuasif ini di ambil karena Polres Madina harus memberikan edukasi dengan masyarakat di lokasi PETI.Masyarakat harus di berikan penjelasan, bahwa penambangan dengan alat berat itu bukan untuk mencari hidup, tapi mencari kaya.Karena engusaha tambangnya dapat miliaran, masyarakatnya hanya dapat Rp100.000 sampai Rp200.000,-.

Kapolres pun menegaskan dirinya tetap komitmen untuk berantas PETI. Bahkan Kapolres menargetkan para pengusaha tambang yang nama-namanya sudah diketahuinya. Bahkan dirinya pun berani bersumpah bahwa dirinya tak pernah dan tak mau bernegosiasi permasalahan terkait permasalahan PETI.

” Saya tidak pernah menerima apapun. Bahkan menjanjikan apapun kepada para penambang itu. Semua nama-nama pengusaha PETI sudah saya ketahui, tinggal tangkap saja,” ucap Kapolres.

Sementara Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Nasution dalam Rapat Koordinasi (Rakor) menegaskan, dirinya tidak pernah menerima apapun bahkan membekingi para pelaku PETI di Kotanopan.Penanganan PETI ini menurutnya membutuhkan kerjasama semua pihak.

” Karena itu atas nama Pemkab Madina, saya siap bekerjasama dengan Pak Kapolres berantas PETI di Kotanopan. Saya juga minta seluruh kepala OPD terkait serta Camat untuk siap kapanpun melakukan diskusi dan tindakan persuasif,” ucap Wakil Bupati.(a.32)

  • Bagikan