SIMALUNGUN (Waspada.id): Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun berhasil mengungkap kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Ryan Syahputra, 20, pengendara sepeda motor, di Jalan Umum Km 17-18 Jalur Pematangsiantar-Tebingtinggi, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja tim yang dipimpin Kanit Gakkum Ipda Yancen Hutabarat, S.H. “Kinerja Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ipda Yancen Hutabarat beserta tim sangat profesional dalam menangani kecelakaan ini. Hanya 25 menit setelah kejadian pada pukul 12.10 WIB, laporan sudah masuk ke kami pukul 12.35 WIB, dan tim Gakkum langsung bergerak cepat ke TKP. Ini menunjukkan kinerja yang luar biasa,” ujarnya Rabu (25/2/2026) sore.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario hitam BK 3720 WAJ milik korban dan mobil truk Mitsubishi Colt Diesel BK 8468 XZ yang dikemudikan Sukri, 29. Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, penyebab utama kecelakaan adalah kecepatan tinggi dan pengambilan jalur yang salah oleh pengendara motor. “Berdasarkan kinerja profesional tim dalam olah TKP dan keterangan saksi, kami menyimpulkan bahwa sepeda motor Honda Vario BK 3720 WAJ yang dikendarai korban datang dari arah Pematangsiantar menuju Tebingtinggi dengan kecepatan tinggi dan terlalu mengambil jalur ke kanan, sehingga menabrak truk Colt Diesel BK 8468 XZ yang datang dari arah berlawanan,” jelas AKP Verry Purba.
Pemeriksaan mendalam menunjukkan kedua pengemudi dalam kondisi sehat, kendaraan memenuhi standar keselamatan, cuaca cerah, dan jalan dalam kondisi baik. Tim juga menemukan korban tidak membawa SIM meskipun STNK ada, sedangkan pengemudi truk memiliki dokumen lengkap. “Kinerja tim Gakkum sangat teliti. Mereka memeriksa faktor manusia, kendaraan, cuaca, dan jalan… Kesimpulan: faktor utama adalah kecepatan tinggi dan pengambilan jalur yang salah oleh pengendara motor,” tegasnya.
Penanganan korban dilakukan dengan humanis. “Kinerja tim Gakkum sangat humanis. Meskipun korban Ryan Syahputra sudah meninggal dunia di TKP, tim tetap mengevakuasi dengan penuh kehati-hatian dan menghormati jenazah. Tim juga mengecek kondisi korban di rumah sakit dan menginformasikan kepada keluarga dengan penuh empati,” ungkap AKP Verry Purba.

Kerugian material ditaksir sebesar Rp8 juta dari kerusakan kedua kendaraan. Kinerja tim juga terlihat dari langkah-langkah sistematis sesuai SOP, mulai dari menerima laporan, olah TKP, mengatur lalu lintas, hingga dokumentasi lengkap.
“Kinerja Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun sangat terstruktur dan profesional. Semua langkah dilakukan sesuai SOP dengan dokumentasi yang lengkap. Ini adalah contoh kinerja terbaik dalam penanganan kecelakaan lalu lintas,” tegas AKP Verry Purba.
Kapolres Simalungun juga memberikan apresiasi terhadap kinerja tim. “Kapolres Simalungun memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Unit Gakkum yang profesional, cepat, dan teliti dalam menangani kecelakaan ini. Kinerja seperti ini yang diharapkan dari setiap unit di Polres Simalungun,” ujarnya mewakili pimpinan.

AKP Verry Purba mengajak kesadaran berkendara kepada masyarakat. “Kinerja Unit Gakkum dalam mengungkap penyebab kecelakaan ini mengingatkan kita semua untuk selalu berkendara dengan hati-hati, tidak ngebut, dan tidak mengambil jalur yang berbahaya. Keselamatan adalah prioritas utama,” tutupnya. [***]











