BINJAI (Waspada.id): Anggota Fraksi Demokrat DPRD Binjai, H Juli Sawitma Nasution SH MH, meluncurkan buku biografinya berjudul “Arah Pengabdian Sang Bhayangkara ke Parlemen”, Sabtu (29/11/2025).
Peluncuran buku tersebut, usai sidang Paripurna R-APBD 2026 di Gedung DPRD Binjai dan dihadiri Wali Kota, Drs Amir Hamzah, Ketua DPRD, Gusuartini Br Surbakti dan puluhan anggota dewan serta tamu undangan termasuk Ketua PWI Binjai, Arma Delisa Budi AMd, Tokoh Masyarakat, Edi Aswari dan lainnya.
Buku tersebut yang berisikan 100 halaman menceritakan kisah perjalanan hidupnya, yang semula adalah anggota Bhayakara, Kepolisian Republik Indonesia dan bertugas di Unit Reskrim Polsek Sunggal Poltabes Medan.
Masyarakat Kota Binjai dari kalangan pelajar maupun orang tua menyambut baik adanya buku yang dikisahkan langsung oleh H. Juli Sawitma Nasution, SH. MH mengenai perjalanannya karirnya dan dituangkan ke dalam buku yang berjudul “Arah Pengabdian Sang Bhayangkara ke Parlemen”. Dengan harapan semoga bisa menjadi inspirasi buat anak muda maupun pelajar di Kota Binjai agar masa depannya menjadi lebih baik.
Juli Sawitma mengakhiri pengabdiannya sebagai penegak hukum dengan pensiun dini dan memilih terjun ke dunia politik. Berawal bertekad, dia memberanikan diri menjadi Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Binjai dan menjabat selama 2 periode pada tahun pertama 2011-2015, tahun kedua, 2015-2025 berjalan sukses.
Selanjutnya pria yang berperawakan plontos ini, juga turut mendirikan Sekolah Perguruan Swasta, Yayasan Pendidikan An-Naas Binjai, mulai jenjang TK/PAUD, Sekolah Dasar, SMP, dan SMK yang saat ini pesat kemajuannya. Bermodalkan keberanian dan pergaulan luas anggota dewan yang duduk 2 periode ini juga didukung memegang kendali partai berlambang mercy besutan mantan Presiden SBY dan dilantik sebagai Ketua DPC Demokrat Binjai pada tahun lalu.
Keberanian merupakan pengabdian yang tertanam dalam dirinya, “dengan kemauan yang kuat pasti ada jalan untuk menuju kesuksesan,” ujar Juli Sawitma Nasution yang akrab menyapa para wartawan saat di Gedung Dewan. (id.99)












