LUBUKPAKAM (Waspada.id): Kandidat penentuan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Deliserdang oleh DPP PKB semakin menghangat.
Pasalnya, dari sejumlah nama yang beredar, ada dua figur disebut-sebut yang paling kuat dan mulai menyita perhatian arus bawah partai, yakni H. Purwaningrum, SH dan Julyadi Pulungan, S.Sos.
Bahkan, kedua sosok ini dinilai mewakili energi baru dalam tubuh PKB Deliserdang, sekaligus membawa harapan perubahan arah politik partai ke depan.
Seperti H. Purwaningrum, meski baru satu periode menjabat sebagai anggota DPRD Deliaerdang, tapi ia dinilai memiliki kekuatan basis massa yang nyata. Hal ini terbukti dari keberhasilannya menghidupkan mesin partai di lima kecamatan strategis, yakni Pantai Labu, Beringin, Lubukpakam, Pagar Merbau, dan Galang.
H. Purwaningrum juga mampu menorehkan sejarah karena untuk pertama kalinya, PKB berhasil meraih kursi dari Dapil 1. Ini sebuah capaian yang tak lepas dari peran aktif dan strategi politik yang ia bangun di lapangan.
Tak hanya itu, H. Purwaningrum juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Deliserdang periode 2025–2029. Dengan jejaring luas di kalangan nahdliyin, ia dinilai memiliki pengaruh kuat baik secara struktural maupun kultural.
Sedangkan Julyadi Pulungan, juga mencuat sebagai kandidat kuat yang tak bisa dipandang sebelah mata. Sosok yang akrab disapa JP ini dianggap sebagai representasi generasi milenial dan Gen Z yang berpotensi mendongkrak suara PKB pada Pemilu 2029 mendatang.
Saat ini, Julyadi Pulungan menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Deliserdang. Julyadi Pulungan juga memiliki DNA PKB mengingat sosoknya merupakan Putra Alm. Haji Kasmir Pulungan, mantan Ketua DPC PKB Deliserdang dan Ketua Dewan Syuro DPW PKB Sumatera Utara pada masanya. Posisi strategis ini menjadi bukti kematangannya dalam organisasi kepemudaan, sekaligus memperkuat basis yang dimilikinya, ini bisa menjadi wajah baru dan semangan baru bagi DPC PKB Deliserdang
Faktor historis dan kedekatan emosional dengan partai menjadi nilai tambah tersendiri dalam kontestasi ini.
Melihat kekuatan dua kandidat muda tersebut, mulai muncul dorongan dari arus bawah agar keduanya dapat dipasangkan dalam satu paket kepemimpinan. Duet H. Purwaningrum dan Julyadi Pulungan dinilai bisa menghadirkan kombinasi ideal antara pengalaman lapangan dan kekuatan jaringan pemuda.
Menanggapi peluang itu, H. Purwaningrum menyebutkan bahwa penjaringan nama calon Ketua PKB Deliserdang sudah diusulkan DPW PKB Sumut ke DPP PKB.
Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya apapun keputusan DPP PKB guna menentukan Ketua DPC PKB Deliserdang.
“Kita sebagai kader siap tegak lurus apapun keputusan DPP PKB. Kita sami’na wa atho’na, dan terimakasih juga atas dukungan dari Dewa Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Deliserdang,” papar H. Purwaningrum, Rabu (8/4/26).
Julyadi Pulungan memilih merespons dengan santai. Ia menegaskan bahwa seluruh proses masih berada di tangan DPP PKB.
“Saat ini enam nama masih dalam penggodokan. Kita sami’na wa atho’na. Apa yang menjadi keputusan partai akan kita patuhi sepenuhnya. Apabila partai mengamanahkan kita untuk memimpin PKB, kita juga pasti siap, tidak ada kata mundur jika sudah ada perintah DPP,” ujarnya sambil tersenyum.
Saat Pembukaan Muscab PKB Deliserdang, Ketua DPW PKB Sumut Ashari Tambunan menyampaikan bawa masih ada dua tahap lagi yang akan dilewati damana semua colon memiliki peluang yang sama. Sinyal ini menunjukkan bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi termasuk duet Purwaningrum dan JP yang merupakan aspirasi kader dan akan menjadi pertimbangan DPW dalam mengambil keputusan.
Dengan menguatnya dua nama ini, kontestasi internal PKB Deliserdang dipastikan akan semakin menarik. Publik pun kini menanti, apakah DPP akan memilih satu di antara keduanya, atau justru meramu duet yang bisa menjadi kekuatan baru bagi PKB di masa depan. (Id.28)










