KISARAN (Waspada): Harga cabai merah merangkak naik hingga Rp50 ribu per kilogram akibatnya pembeli turun drastis, sedangkan pedagang rumah makan tidak bisa menaikkan harga, sehingga keuntungan menurun.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Diponegoro, Kota Kisaran, Ilham saat berbincang dengan Waspada.id, Senin (6/6), menjelaskan kenaikan harga ini sekitar sebulan yang lalu ini sebelumnya harga cabai merah Rp40 ribu per kilogram, dan kini sudah menjadi Rp50 ribu per kilogram. Sama halnya dengan cabai hijau yang sebelumnya Rp30 ribu per kilogram kini menginjak diharga Rp40 ribu per kilogram, dan cabai rawit awalnya Rp35 ribu per kilogram berubah menjadi Rp48 per kilogram.
“Kenaikan harga ini dikarenakan pasokan cabai menurun, sedangkan permintaan tinggi, sehingga harganya naik. Dan harga ini tidak bisa diprediksi sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelas Ilham.
Akibat kenaikan harga ini, kata Ilham, daya beli masyarakat ikut merosot, biasanya dirinya dalam satu hari bisa menjual 40-50 kilogram cabai, namun saat ini 30 kg cabai terkadang tidak habis dalam dua hari.
“Karena harga naik, daya beli masyarakat ikut turun,” jelas Ilham.
Sedangkan salah satu pedagang rumah makan Husin Lubis, menuturkan harga cabai terus naik, namun dirinya tidak bisa berbuat banyak dan tetap membeli, karena ini merupakan kebutuhan.
“Kita tidak bisa berbuat apa-apa, harga di rumah makan mana bisa kita naikkan, harga tetap seperti biasa, akibatnya keuntungan kita ya pasti menurun,” kata Husin. (a02/a19/a20)












