DOLOKSANGGUL (Waspada.id): Hari kelima pasca bencana, tim gabungan dari Basarnas, BPBD Humbahas, Polres Humbahas, Kodim 0210/TU, instansi terkait dari personel Pol PP, Damkar, serta pemerintah desa, terus melakukan pencarian terhadap dua lagi korban hilang yang belum ditemukan atas bencana banjir dan longsor di Lumban Sihotang, Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas).
Pencarian dua korban yang masih belum ditemukan ini dipimpin langsung Bupati Oloan Paniaran Nababan berama Sekda Chiristison Rudianto Marbun. Pencarian dilakukan di beberapa titik yang diperkirakan menjadi lokasi tertimbunnya korban hingga menyisir aliran sungai dan areal pertanian sampai radius lima kilometer dari titik longsor.
Oloan pada kesempan itu mengatakan, dengan berbagai peralatan, pihaknya akan terus melakukan pencarian dan upaya evakuasi korban hilang yang masih belum ditemukan. “Target kita, sesegera mungkin, dua korban yang masih dinyatakan hilang segera ditemukan,” tukasnya.

Sekdakab Chiristison Rudianto Marbun menambahkan, pencarian akan dimaksimalkan hingga hari ke tujuh pasca banjir dan longsor. “Pencarian dan upaya evakuasi korban yang masih belum ditemukan dimaksimalkan sampai tujuh hari setelah longsor. Kemudian, langkah selanjutnya akan dilakkukan koordinasi dengan tim gabungan serta pihak terkait,” ujarnya.
Dipaparkan, Dari 14 laporan korban hilang, enam korban ditemukan selamat yakni Sonta Simanullang, 72, Pery Sihotang, 45, Grace Cia Cilina, 9, Joharia Sihotang, 12, Daniel Sihotang, 25, Lapider Simanullang, 70. Korban meninggal, Beres Sihotang, 80, Merni Simamora, 45, Tiurma Simanullang, 90, Juniati Silaban, 47, Tiada Simanullang, 70, dan Nardo Sihotang, 19.
“Korban selamat sudah mejalani perawatan medis di RSUD Doloksanggul. Korban meninggal sudah ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara dua lagi korban belum ditemukan masih dilakukan pencarian,” pungkas Chiristison. (id62)












