BINJAI (Waspada.id): Puluhan wartawan dari berbagai media berkumpul dalam suasana santai namun penuh makna di Aula Anindya Mapolres Binjai, Selasa (14/1/2025) sore.
Kegiatan bertajuk “Piramida” (Ngopi Bersama Media) ini menjadi langkah awal Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana S.I.K., S.H., M.M. membangun komunikasi terbuka dengan insan pers, tepat di hari ketiganya menjabat.
Didampingi seluruh pejabat utama Polres Binjai, AKBP Mirzal menegaskan bahwa media bukan sekadar mitra pemberitaan, melainkan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia ingin menjadikan Polres Binjai sebagai rumah yang ramah bagi wartawan, tempat bertukar informasi secara jujur dan setara.
“Polri itu ada untuk masyarakat. Digaji dari pajak masyarakat. Maka tugas kita memberi pelayanan terbaik, termasuk membuka ruang informasi yang sehat melalui teman-teman media,” ujar AKBP Mirzal dalam sambutannya.
Kapolres menyampaikan, sejak awal ia sengaja turun ke DPRD untuk “belanja masalah” dan menggali aspirasi masyarakat Binjai melalui wakil rakyat. Dari sana, isu narkoba, judi online, dan geng motor mencuat sebagai pekerjaan rumah utama yang harus ditangani secara serius dan kolaboratif.
Ia juga mengakui peran media sebagai mata dan telinga di lapangan. Menurutnya, tidak sedikit informasi awal terkait peredaran narkoba maupun tindak kriminal justru datang dari pemberitaan dan komunikasi informal dengan wartawan.
“Kadang saya dapat info duluan dari teman-teman media. Itu sangat membantu,” katanya.
Konsep Piramida yang diusung, lanjut AKBP Mirzal, ia adopsi dari praktik baik yang pernah dijalankannya saat bertugas di Jawa Timur. Intinya sederhana: membangun sinergi tanpa jarak, tanpa kecurigaan, dan tanpa sekat formalitas.
“Ngopi bareng itu cara paling jujur untuk saling memahami,” ucapnya sambil tersenyum.
Ia menekankan pentingnya komunikasi sebelum persoalan membesar di ruang publik. Jika ada anggota yang dinilai keliru, Kapolres meminta agar media menyampaikan terlebih dahulu agar bisa segera dibenahi.
“Silakan kritik, tapi mari kita koordinasi. Tujuan kita sama, masyarakat aman dan percaya,” tegasnya.
AKBP Mirzal juga mengaitkan stabilitas keamanan dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, situasi yang kondusif akan menarik investor, membuka lapangan kerja, dan pada akhirnya menekan angka kriminalitas.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Media punya peran besar di situ,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWI Kota Binjai, Zainal, menyambut baik langkah Kapolres yang dinilai cepat beradaptasi dan terbuka. Ia mengaku optimistis sinergi Polres Binjai dan media akan semakin kuat ke depan.
“Kami melihat rekam jejak Bapak Kapolres dari berbagai platform. Kedekatan dengan media itu nyata. Kami rindu sosok pemimpin yang mau berdialog dan tidak alergi kritik,” kata Zainal.
Ia juga menegaskan komitmen insan pers untuk tetap bekerja sesuai kaidah jurnalistik dan regulasi yang berlaku.
“Koordinasi itu penting agar informasi tetap akurat dan tidak menimbulkan persoalan hukum,” ujarnya.
Kegiatan Ngopi Bersama Media ini pun ditutup tanpa formalitas berlebihan. Secangkir kopi, obrolan ringan, dan tawa menjadi simbol awal hubungan yang diharapkan lebih hangat, kritis, dan produktif—demi Binjai yang aman, kondusif, dan terus bergerak maju. (id.91)










