SIMALUNGUN (Waspada.id): Seekor harimau ditemukan mati dengan kondisi tubuh hancur akibat tertabrak pengendara yang sedang melintas di Jalinsum Kec. Girsang Sipangan Bolon, Kab. Simalungun, Minggu (25/1).
Bangkai satwa buas ini ditemukan pengguna jalan di sekitar jembatan Sisera-sera sekira pukul 06:30. Informasi ini diteruskan ke warga Girsang II, Jhonny Buta-butar, dan selanjutkan dilaporkan kepada Kepling, Mardame Sinaga.
Kepling bersama dengan warga segera turun ke lokasi melakukan pengecekan. Tak lama kemudian, lurah dan Kapolsek Parapat juga menyusul turun ke TKP. Bangkai satwa liar berkulit belang tersebut akhirnya dikuburkan.
Mendapat info ini, petugas Resort Anecc dan C.A Baru Gajah turun ke lokasi, namun tidak menemukan bangkai harimau karena sudah keburu dikubur. Sekira pukul 12:30, Kepala Resor Anecc, C.A Batu Gajah dan Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran tiba di lokasi.
Untuk memastikan jenis satwa tersebut, tim gabungan yang terdiri Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran, Kepala Resor Anecc dan C.A Batu Gajah, Kanit Reskrim Polsek Parapat, Ipda G. Sinaga, dan Lurah Girsang II, Rudi Sinaga, menyaksikan pembongkaran kuburan.
Kabag TU BBKSDA Sumut, Andar Saragih, dalam keterangan tertulis yang diterima waspada.id mengatakan, hasil identifikasi oleh petugas, dinyatakan bahwa hewan buas yang mati tertbarak ini bukan Harimau Sumatera, melainkan Macan Akar (Prionailurus Bengalensis).
Terkait hal tersebut, lanjutnya, Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran menyampaikan kepada Pihak Lurah dan pihak kepolisian untuk menginformasikan ke masyarakat bahwa satwa ini bukan Harimau Sumatera.
Andar Saragih menyatakan, bangkai tersebut dibawa tim ke Kantor Resor Anecc dan C.A Batu Gajah untuk dilakukan penguburan kembali secara resmi oleh Kepala dan staf Resor ANECC dan C.A Batu Gajah sesuai prosedur penanganan satwa liar.(id24)










