HPSN Dan Syukuran Raih Piala Adipura

Yusuf Siregar: Angka 17 Miliki Makna Tersendiri Bagi Saya

  • Bagikan
CAMAT Lubukpakam Drs.Syahdin Setia Budi Pane (memegang Piala Adipura) didampingi Dan Ramil Lubukpakam Kapten Inf Poniman, Kapolsek AKP Rusdi mengarak Piala Adipura menggunakan mobil hias mengelilingi Kota Lubukpakam, Kamis (7/3). (Waspada/Khairul K Siregar/B)
CAMAT Lubukpakam Drs.Syahdin Setia Budi Pane (memegang Piala Adipura) didampingi Dan Ramil Lubukpakam Kapten Inf Poniman, Kapolsek AKP Rusdi mengarak Piala Adipura menggunakan mobil hias mengelilingi Kota Lubukpakam, Kamis (7/3). (Waspada/Khairul K Siregar/B)

LUBUKPAKAM (Waspada) : Bupati Deliserdang merasa bangga sekaligus bersyukur karena telah menerima langsung Piala Adipura untuk Kota Lubukpakam kategori Kota Kecil yang diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Drs. Alue Dohong, MSc, PhD di Jakarta.

“Bagi saya angka 17 itu memiliki makna tersendiri. Karena 17 kali menerima Piala Adipura, namun baru yang ke 17 inilah saya langsung menerima Piala Adipura tersebut,” kata Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar dalam sambutannya pada acara Hari Peduli Sampah Nasional tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2024 sekaligus syukuran penerimaan Piala Adipura Tahun 2023 di Convention Hall Pemkab Deliserdang, Kamis (7/3).

Bupati menjelaskan, diawali tahun 1996 saat dirinya menjabat Sekcam Lubukpakam ketika itu bersama Drs.Syahdin Setia Budi Pane yang saat itu menjabat Lurah Lubukpakam mengurusi masalah sampah dan untuk yang pertama kali menerima sertifikat Adipura.

“Alhamdulillah 17 ini adalah angka yang baik bagi kami berdua karena dari dulu kami selalu mengurusi sampah. Mudah-mudahan ke depan Lubukpakam bisa meraih Piala Adipura Kencana yang merupakan penghargaan tertinggi untuk mengurusi lingkungan, persampahan. Ini bisa kita raih kalau warga Lubukpakam secara bersama-sama bergotongroyong mengurusi sampah yang ada di Kecamatan Lubukpakam ini”kata Bupati yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

HPSN Dan Syukuran Raih Piala Adipura
BUPATI Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar menyampaikan sambutan pada acara Hari Peduli Sampah Nasional tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2024 sekaligus syukuran penerimaan Piala Adipura di Convention Hall Pemkab Deliserdang, Kamis (7/3). (Waspada/Khairul K Siregar/B)

Bupati menyampaikan terimakasih kepada petugas kebersihan karena tanpa kerja keras petugas kebersihan, tidak mungkin Piala Adipura ini berada di Lubukpakam.

Menurut Bupati, piala Adipura ini memang kecil tetapi semangat untuk memperjuangkannya sangat luar biasa bahkan dari 500 lebih Kabupaten/Kota di Indonesia, Kabupaten Deliserdang salah satu Kabupaten yang mendapatkan penghargaan ini.

“Piala Adipura ini menunjukkan wujud nyata dari pengakuan pemerintah pusat terhadap upaya dan kinerja kita serta perwujudan komitmen kita menjadikan Kabupaten Deliserdang Berseri Bersih (bersih, rapi, sejuk, rindang dan indah). Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan semangat kebersamaan dalam menata, mengelola lingkungan perkotaan yang lestari, bersih dan sehat. Terimakasih kepada Bapak/Ibu yang mengurusi masalah sampah. Saya yakin walaupun nilai yang didapat tidak seperti yang diharapkan, tetapi untuk memperjuangkan Lubukpakam menjadi Kota Adipura petugas kebersihan lah sebagai pahlawannya,” kata Bupati.

Memperingati Hari Peduli Sampah secara nasional hendaknya mampu menambah kesadaran serta semangat dalam menjaga kelestarian lingkungan

Sampai hari ini, lanjut Bupati, sampah masih menjadi salah satu program serius yang mengancam kelestarian lingkungan hidup dan keberlangsungan kehidupan makhluk hidup didalamnya terutama mengingat sampah dan permasalahan global memiliki hubungan kausalitas yang erat dimana pengelolaan sampah yang kurang tepat namun masih banyak dilakukan seperti minimnya daur ulang sampah, pembakaran sampah, pembuangan sampah sembarangan berkontribusi dalam meningkatkan gas-gas rumah kaca yang berlebihan.

Jika melihat data sistem informasi pengelolaan sampah nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berdasarkan hasil input 112 Kabupaten/Kota se Indonesia menunjukkan bahwa tahun 2023 timbunan sampah nasional mencapai 18 juta ton dengan 66, 92 persen sampah terkelola dan masih ada 33, 8 persen sampah tidak terkelola.

Tentu hal ini patut menjadi perhatian bersama mengingat 19 persen komposisi sampah berasal dari sampah plastik yang tidak mudah terurai secara alami serta berpotensi mencemari tanah, air, laut bahkan udara.

Pemerintah telah mengeluarkan strategi dan kebijakan nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga yang tercantum dalam Perpres Nomor 97 Tahun 2017 sebagai pedoman pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu ke hilir dan Pemkab Deliserdang juga sudah menetapkan Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah.

“Tentu ini menjadi tantangan bagi kita karena menurut data BPS pada Tahun 2023 jumlah penduduk Kabupaten Deliserdang bertambah menjadi 2 juta lebih dan ini diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan ke angka lebih tinggi pada tahun 2024″tandas Bupati.

Melihat hal ini tentu akan meningkat pula timbunan sampah dimana pada tahun 2023 terdapat timbunan sampah Kabupaten Deliserdang mencapai 411 ribu ton lebih per tahun.

Oleh karena itu, peringatan HPSN Tahun 2024 harus menjadi momentum mengarusutamaan menyelesaikan sampah plastik. Pengelolaan sampah plastik diposisikan sebagai penguat dan pendorong pertumbuhan perekonomian daerah melalui program yang sudah dicanangkan untuk mengatasi permasalahan sampah ini seperti bank sampah dengan konsep dasar 5 M yakni mengurangi, memilah, memanfaatkan, mendaurulang dan menabung sampah.

“Saya yakin kita akan mencapai hasil maksimal dan bisa mewujudkan komitmen zeo waste zero emosion tahun 2050,” tutup Bupati.

HPSN Dan Syukuran Raih Piala Adipura
BUPATI Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar menyerahkan piagam penghargaan kepada Kadis SDA-BMBK Janso Sipahutar, ST, pada acara Hari Peduli Sampah Nasional tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2024 sekaligus syukuran penerimaan Piala Adipura di Convention Hall Pemkab Deliserdang, Kamis (7/3). (Waspada/Khairul K Siregar/B)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang Elinasari Nasution, SP, dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapan pemerintah dalam melaksanakan komitmen zero waste zero emision 2050, mendorong peran semua pihak baik pemerintah daerah, produsen, dan masyarakat luas untuk mendukung pemenuhan target nasional dalam penurunan emisi gas rumah kacadalam sektor limbah dan sampah.

Pada kegiatan itu juga dilakukan penyematan Duta Peduli sampah kepada 8 siswa SD yang berasal dari sekolah Adiwiyata se Kabupaten Deliserdang, penyerahan piagam penghargaan kepada OPD yang berperan aktif dalam pengelolaan persampahan tahun 2023, penghargaan kepada perusahaan yang berperan aktif dalam pengelolaan persampahan tahun 2024, piagam penghargaan kepada bank sampah unit terbaik se Kabupaten Deliserdang, penyerahan kunci bedah rumah layak huni tahun 2023, penyerahan komitmen CSR bedah rumah tidak layak huni tahun 2024 dari pelaku usaha kepada Pemkab Deliserdang serta penyerahan tali asih kepada petugas kebersihan Kecamatan Lubukpakam.

OPD yang menerima piagam penghargaan karena telah berperan aktif dalam pengelolaan persampahan yakni Dinas Kesehatan, BNN, BKPSDM, Dinas SDABMBK, BPKAD dan Dinas Perkimtan.

Piagam penghargaan kepada perusahaan yang berperan aktif dalam pengelolaan sampah diantaranya PT.Indojaya Agrinusa, PT.Indostar Cargo, PT.Sumatera Deli Lestari, PT.CBP Indofood Sukses Makmur Tbk, PT.Cargil Indonesia, PT.Sinar Sosro, PT.karya Mandiri Pratama Plasindo, PT.Jagar Prima Nusantara, PT.Lestari Alam Segar, PT.Sinergi Gula Nusantara, PT.Pacifik Medan Industri, PT.Medisafe Technologies, PT.Evergreen International Paper, PT.Mark Dynamics Indonesia, PT.Musim Mas, PT.Salim Ivomas Pratama Tbk, PT.Reezeki Fajar Andalan, PT.Permata Hijau Palm Oleo.

Bank Sampah unit terbaik yakni Bank Sampah Pondok Bali Kecamatan Lubukpakam, Bank Sampah Cemara Kecamatan Lubukpakam, Bank Sampah Pagar Jati Kecamatan Lubukpakam, Bank Sampah Kebun Kelapa Pasar V Kecamatan Beringin.

Hadir dalam kegiatan itu, para Asisten, Pimpinan OPD, pemerhati lingkungan Prof.Ir.A.Rauf, MP, Waka Polresta Deliserdang AKBP Juliani Prihartini, Wakil Ketua PA Hj.Dian Inggrasanti Lubis, Camat se Kabupaten Deliserdang dan lainnya.

Sebelumnya, Piala Adipura yang diraih Kota Lubukpakam tersebut diarak dari Kantor Bupati Deliserdang menggunakan mobil hias dengan mengelilingi Kota Lubukpakam.

Arak-arakan yang juga diikuti ratusan tenaga kebersihan Kecamatan Lubukpakam dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas diraihnya Piala Adipura. (a01/a14/B)

  • Bagikan