BULUSOMA (Waspada.id): Hujan yang mengguyur Mandailing Natal sejak Kamis malam (1/1) menyebabkan longsor menyumbat badan jalan Jembatan Merah – Muarasoma di sekitar Desa Bulusoma, Kecamatan Batang Natal, pada Jumat (2/1). Warga harus gotong royong membersihkan tumpukan longsor agar akses jalan bisa digunakan kembali.
“Setiap ada longsor menimpa badan jalan di daerah Desa Bulusoma, warga gotong royong membersihkannya biar bisa lewat,” ujar Marahalim Nasution dari Desa Bulusoma, Jumat (2/1), melalui WhatsApp.
Warga mengaku kesal karena longsor di wilayah pemukiman tersebut sudah berlangsung lebih dari satu bulan, sejak awal terjadinya bencana longsor dan banjir di Mandailing Natal, namun tak kunjung dibersihkan oleh pihak Dinas PUPR Sumatera Utara Cabang Kotanopan.

Hotnan Nasution, salah satu warga Desa Bulusoma, menyampaikan bahwa dinas terkait harus mengambil tindakan nyata. Titik longsor yang sebagian menutupi badan jalan juga menyebabkan air mengalir sepanjang jalan dan masuk ke halaman rumah warga setiap hujan turun.
“Saat hujan, air mengalir di sepanjang jalan, bahkan sampai ke halaman rumah warga,” kata Hotnan.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Camat Batang Natal, Kapolsek Batang Natal, serta Kepala Dinas PUPR Sumut Cabang Kotanopan Jay yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.(id100)











