Iskandar Hasibuan, Caleg DPRD Sumut Siap “Martunyak” Demi Madina

  • Bagikan
Iskandar Hasibuan, Caleg DPRD Sumut Siap "Martunyak" Demi Madina
Iskandar Hasibuan, Caleg DPRD Sumut Dapil VII dari PDIP dan Sobir Lubis, SH, Ketua Fraksi Partai Golkar Madina Dan Caleg DPRD Sumut, dalam perbincangan dengan wartawan di kantin DPRD Madina, baru-baru ini.Waspada/Irham H. Nasution

MADINA (Waspada): Dalam dialog sejumlah jurnalis di Taman Kota Panyabungan, Minggu (10/12), muncul sejumlah nama Caleg DPRD Sumut yang diyakini dapat memberi kontribusi signifikan untuk masyarakat Mandailing Natal.

“Menurut saya, kita butuh salah satu sosok Iskandar Hasibuan menjadi anggota DPRD Sumut yang sangat paham tentang Madina, sebagai wartawan puluhan tahun di Madina,” ujar Hanapi Lubis, penasehat Forwakot.

Dikatakannya, Iskandar Hasibuan salah satu contoh sosok, selain pengalaman sebagai jurnalis, dia juga pernah jadi anggota DPRD Madina. “Sudah barang tentu beliau tahu kebutuhan yang akan diperjuangkan ketika duduk di DPRD Sumut,” katanya.

Dijelaskan, dalam rekam jejak Iskandar Hasibuan terlihat nyata saat menjadi anggota DPRD Madina 2009-2014, dia siap “martunyak” (berdebat sengit) menjadi pendobrak untuk kepentingan masyarakat Madina.

“Saya melihat, sebagai anggota DPRD Madina, Iskandar Hasibuan sangat disiplin, walaupun sering mengendarai sepeda motor walaupun memakai dasi,” ujarnya.

Hanapi mengungkapkan, diharapkan, H. Harun Mustafa Nasution menjadi anggota DPR RI, praktis akan kekurangan halak hita (orang kita, red) di DPRD Sumut yang memberi kontribusi nyata bagi Madina. “Makanya, kita putuh karakter seperti Iskandar Hasibuan,” ujar Hanapi.

Dia mengingatkan, halak hita juga memilih Caleg DPR RI Dapil II. “Insya Allah, dengan cara masif seperti ini, saya optimis tiga atau empat Caleg DPR RI tembus ke Senayan,” ujar Hanapi.

Iskandar Hasibuan, Caleg DPRD Sumut dari PDIP nomor urut 8, jika terpilih, mengungkapkan, banyak masalah yang harus diselesaikan secara maksimal.

“Salah satunya yang sangat kontras untuk petani Madina yang sudah sering “menjerit” karena persoalan drainase yang tidak beres. Itulah yang harus diburu, didobrak, walaupun pun terpaksa “martunyak” dengan pemerintah provinsi, demi masyarakat Madina,” ujar Iskandar Hasibuan (irh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *