Ismail Nasution Kembali Pimpin MUI Palas

  • Bagikan
Ketua MUI Palas terpilih, H. Ismail Nasution didampingi pengurus menerima SK kepengurusan usai melaksanakan Musda V, di Aula Hotel Al-Marwah Sibuhuan, Selasa (19/12) (Waspada/Muhammad Satio)
Ketua MUI Palas terpilih, H. Ismail Nasution didampingi pengurus menerima SK kepengurusan usai melaksanakan Musda V, di Aula Hotel Al-Marwah Sibuhuan, Selasa (19/12) (Waspada/Muhammad Satio)

PALAS (Waspada): Melalui Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Majlis Ulama Indonesia (DP MUI) Kabupaten Padanglawas (Palas), H. Ismail Nasution, LC.M.TH kembali terpilih secara aklamasi memimpin MUI Palas periode 2023-2028.

Pantauan Waspada, Selasa (19/12) prosesi pelaksanaan Musda di Aula Hotel Al-Marwah Sibuhuan itu, mengusung tema “Meneguhkan Komitmen Ulama sebagai Siraj Al Ummah dan Perekat Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah dan Basyariah”

Kemudian hasil Musda menetapkan Ketua MUI Palas, H.Ismail Nasution Lc, MTH, Sekretaris Drs.H.Abdul Haris dan sebagai Bendahara MUI Palas Ibban Siregar.

Ketua MUI Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Dr. H. Maratua Simanjuntak melalui Sekretaris Umum, Dr. H. Asmuni, menyampaikan rasa bangga dan menyambut baik atas hasil Musda V MUI Palas tersebut yang merupakan rumah besar para ulama dan cendekiawan muslim untuk memberikan bimbingan serta tuntutan kepada umat dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridhoi oleh Allah SWT

“Setiap unsur organisasi adalah aset pemerintah yang bisa bersama-sama bersinergi untuk membangun Padanglawas begitu juga memberikan masukan dan pandangan atas permasalahan yang timbul. Baik di tengah masyarakat maupun pemerintahan,”. Ucapnya.

Ketua MUI Palas terpilih, H. Ismail Nasution, mengatakan berdirinya MUI pada 17 Rajab 1395 H bertepatan 26 Jul 1975 miladiyah adalah merupakan Rahmat Allah SWT kepada bangsa Indonesia yang patut disyukuri oleh ummat Islam.

Katanya, pelaksanaan Musda tersebut telah sesuai ART organisasi yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun dan merupakan musyawarah tertinggi untuk mengevaluasi program, menyusun program dan memilih ketua lima tahun ke depan.

Sejak struktural MUI Palas mulai 30 Desember 2018 lalu, sedaya mampu telah melaksanakan peran MUI untuk penegak amar makruf dan nahi mungkar. Selama itu pula, ia mengakui masih banyak kekurangan dan ketidak kesempurnaan sebagai pelayan ummat.

“Kami memohon maaf atas segala kekurangan dan kami juga meminta agar silaturahmi dan sinergitas yang selama ini baik dapat ditingkatkan lebih baik lagi ke depannya,” ucap Ketua MUI Palas. (CMS)

  • Bagikan