P.BRANDAN (Waspada.id): Jalan Lintas Sumatera jalur Pangkalanbrandan khususnya di Kelurahan Alurdua Kecamatan Sei Lepan yang kemarin putus tergenang air kini sudah berangsur pulih.
Pantauan Waspada.id, Minggu (30/11/25) beberapa kendaraan seperti kendaraan roda empat dan sepeda motor sudah bisa melalui jalan lintas Medan -Aceh tersebut.
Namun, pemukiman warga di daerah Kelurahan Alurdua yang dataran rendah seperti Kampung Terowongan, Gg Dodol dan Gg Manggis masih tenggelam.
Begitu juga Perumahan Pertamina RU II Area P.Brandan air masih menggenangi sebagian areal tersebut.

Pengungsi Banjir
Banjir yang merendam pemukiman warga Kecamatan Brandan dan Sei Lepan sejak Rabu (26/11/25) mengakibatkan warga terdampak mengungsi ke tempat yang aman.
Pantauan Waspada.id beberapa warga mengungsi di rumah-rumah ibadah, stasiun kereta api, dan instansi pemerintahan.
Warga pengungsi masih berharap bantuan pangan karena pasokan pangan seperti bahan pokok masih langka dan kalau pun ada harganya ‘selangit’.
Menurut keterangan salah seorang warga yang terdampak banjir di Pangkalanbrandan, harga Telur Ayam Merah Rp5.000 yang biasa dijual Rp1.000, mie instan yang biasa Rp1.500 kini Rp5.000. Harga cabai merah kini mencapai Rp200 ribu- 300r ibu per kg. Begitu juga bahan pokok lainnya. (id27)












