HUTANAMALE (Waspada.id): Kepala Desa Hutanamale Zein Nasution mengklarifikasi bahwa orang yang mengalami gangguan jiwa dan dipasung selama kurang lebih 25 tahun adalah Syahrul Khoir, bukan M.Yasid seperti yang diberitakan sebelumnya oleh media online Medan.
Klarifikasi disampaikan Sabtu malam (28/03) lewat WhatsApp kepada wartawan. Menurut Zein, M.Yasid adalah adik dari Syahrul Khoir.
“Yang dipasung adalah Syahrul Khoir, bukan M.Yasid, karena M.Yasid adalah adiknya,” ujarnya.

Kades juga menyampaikan kondisi ekonomi orangtua Syahrul Khoir yang sangat berat. Ibu pasien berusia sekitar 75 tahun dan tidak dapat bekerja lagi.
Secara terpisah, Camat Puncak Sorik Marapi Yanja juga mengklarifikasi laporannya. Dia menyatakan bahwa Syahrul Khoir sebagai warga Desa Hutanamale telah beberapa kali dirujuk dan diperiksa bersama keluarga oleh Puskesmas Sibanggor Jae, namun dikembalikan karena belum ada perubahan perilaku yang signifikan.
Sebelumnya keluarga melakukan pemasungan demi keamanan. Setelah mendapatkan pendekatan dan edukasi dari pemerintah desa, keluarga bersedia agar pasien mendapatkan penanganan medis intensif.

“Pemerintah Desa membantu melengkapi dokumen administrasi dan menyusun laporan resmi untuk dikoordinasikan dengan Puskesmas dan Dinas Sosial melalui TKSK,” jelas Camat, sekaligus menegaskan kembali identitas pasien yang benar.
(id100)













