Kajari Gunungsitoli Temui  Siswa SD Di Daerah Sangat Tertinggal

  • Bagikan
Kajari Gunungsitoli, Parada Situmorang, SH, MH saat menyerahkan bantuan berupa sepatu dan buku tulis di dua sekolah dasar yang masuk kategori wilayah Desa Sangat Tertinggal di Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Kamis (11/1). Waspada/Ist
Kajari Gunungsitoli, Parada Situmorang, SH, MH saat menyerahkan bantuan berupa sepatu dan buku tulis di dua sekolah dasar yang masuk kategori wilayah Desa Sangat Tertinggal di Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Kamis (11/1). Waspada/Ist

NIAS, Bawolato (Waspada): Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gunungsitoli, Parada Situmorang, SH, MH rela berjalan kaki dan menyusuri sungai untuk menemui puluhan siswa sekolah dasar yang berada di kawasan Daerah Sangat Tertinggal, Kamis (11/1).

Beberapa sekolah dasar yang dikunjungi Kajari Gunungsitoli dan harus ditempuh dengan berjalan kaki beberapa kilometer serta beberapa kali menyeberangi sungai untuk menjangkaunya diantaranya SD Negeri Hilifadolo Desa Banua Sibohou dan SD Negeri Hiliuso Desa Gazamanu, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias.

Kajari Gunungsitoli, Parada Situmorang dan rombongan mengunjungi para siswa di kedua sekolah tersebut untuk membagikan bantuan sepatu dan buku tulis guna meringankan beban keluarga sekaligus memberikan motivasi untuk terus belajar.

Kajari Gunungsitoli Temui  Siswa SD Di Daerah Sangat Tertinggal

Kasi Intelijen, Sulaeman Rifai H, SH, Kajari Gunungsitoli kepada wartawan menjelaskan kunjungan Kajari Gunungsitoli dan rombongan di kedua sekolah SD tersebut dalam rangka kegiatan baksi sosial menyalurkan bantuan sepatu dan buku tulis bagi para siswa dari kelas 1 sampai kelas 6.

Walau dengan kondisi jalan yang rusak dan terpaksa menyeberangi sungai beberapa kali, Kajari Gunungsitoli bersama rombongan dengan semangat mengunjungi kedua sekolah yang berada di kawasan daerah sangat tertinggal.

Menurut Sulaeman, kedua sekolah dimaksud merupakan sekolah dengan kategori wilayah Desa Sangat Tertinggal. Kedua sekolah belum terlayani aliran listrik apalagi jaringan internet. Bahkan sanitasi berupa kamar mandi atau toilet masih belum memadai di sekolah tersebut.

Kunjungan Kajari dan rombongan disambut antusias oleh kepala sekolah dan guru guru, tokoh masyarakat dan puluhan siswa di kedua sekolah. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian dan Kajari Gunungsitoli memberikan bantuan kepada para siswa .

Pada kesempatan itu, Parada Situmorang memotivasi para siswa untuk terus semangat belajar dan jangan menyerah dengan keterbatasan yang ada.(a26).

  • Bagikan