Kapolres Santuni Jompo Dan Warakauri Di Polsek Barumun Tengah

  • Bagikan
Kapolres Padang Lawas, AKBP Diari Astetika, S.IK santuni ibu-ibu jompo dan warakauri saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolsek Barumun Tengah, Rabu (31/1). Waspada/Ist
Kapolres Padang Lawas, AKBP Diari Astetika, S.IK santuni ibu-ibu jompo dan warakauri saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolsek Barumun Tengah, Rabu (31/1). Waspada/Ist

BARUMUN TENGAH (Waspada): Kapolres Padang Lawas, AKBP Diari Astetika, S.IK santuni ibu-ibu jompo dan warakauri saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolsek Barumun Tengah, Rabu (31/1).

Pantauan waspada, rombongan Kapolres Padang Lawas bersama rombongan disambut Kapolsek Barumun Tengah, Iptu Elimawan Sitorus, SH MH didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Barumun Tengah Ny. Yuli Elimawan.

Saat kunker ke Polsek Barteng, Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Padang Lawas, Ny. Tenry Diari Astetika beserta Pengurus, juga sejumlah perwira jajaran Polres Palas. Termasuk Kasat Lantas, AKP Tongan Siregar dan Kasat Resnarkoba, Iptu Said Rum Harahap.

Kapolres Santuni Jompo Dan Warakauri Di Polsek Barumun Tengah

Kapolsek, Iptu Elimawan, SH, MH dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa wilayah Hukum Polsek Barumun Tengah terdiri dari 5 (Lima) Kecamatan, yang terdiri dari 104 desa, dengan Luas daerah 1.433,12 Km2, dan jumlah penduduk 39.338 jiwa.

Sementara mayoritas penghasilan masyarakat dari perkebunan, sebagian berdagang, dan sebagai karyawan swasta, selain ada juga yang bekerja di instansi pemerintah. Situasi saat ini berada dalam keadaan aman, kondusif dan terkendali.

Sedang Mapolsek Barumun Tengah sendiri memiliki 13 orang personil yang terdiri dari tiga orang perwira. Maka seiring Kapolres Padang Lawas, dimohon penambahan personil.

Sementara Kapolres Palas, AKBP Diari Astetika, S.I.K menyampaikan terimakasih kepada pihak panitia dan masyarakat yang telah memberikan sambutan hangat secara adat dengan diulosi.

Dan mengingat minimnya personil diharap para kepala desa bisa bersinergi dengan pihak kepolisian. Karena jumlah personil Polres Palas hanya 29 persen dari kebutuhan yang seharusnya. Bahkan Polres Palas sudah mengajukan penambahan personil ke Polda Sumut.

Sehingga ketika ada perselisihan antar warga maupun dalam rumah tangga, sebaiknya diselesaikan dulu di tingkat desa, jangan terus ke kepolisian.

Menurut data kriminilias kata Kapolres, yang paling tinggi termasuk penyalahgunaan narkoba. Maka diharap dukungan dari elemen masyarakat, baik di tingkat desa maupun tingkat kecamatan demi mendukung program Kapolda Sumut, bersih dari narkoba kata Kapolres.

Bagaimanapun, jika diketahui ada keterlibatan anggota Polri dalam penyalahgunaan narkoba, silahkan hubungi pihak Polres Palas, Kasat Resnarkoba atau Kasi Propam, tegas Kapolres. (a30/B)

  • Bagikan