BINJAI (Waspada.id): STMIK Kaputama Binjai resmi menjalin kerja sama dengan PT Pegadaian melalui penandatanganan MoU yang berlangsung di pelataran parkir kampus, Jumat (23/1). Acara ini sekaligus menjadi momen edukatif dan hiburan bagi ratusan mahasiswa.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua STMIK Kaputama Binjai, Dr. Relita Buaton, S.T., M.Kom, dan Deputy Bisnis Pegadaian Area Medan II, Herry Susianto.
“Kerja sama ini membuka peluang besar bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat untuk belajar dan menabung emas dengan aman,” kata Relita.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan yang bertajuk Kaputama Tring by Pegadaian ini menampilkan beragam acara menarik. Ada bazar UMKM, bazar emas, konsultasi investasi, literasi keuangan, lomba desain, lomba mewarnai, festival band, hingga doorprize dan souvenir.
Dalam sambutannya, Herry Susianto menegaskan keamanan transaksi emas melalui Pegadaian.
“Emas digital yang ditabung melalui aplikasi Tring pasti ada fisiknya. Jika dibutuhkan, bisa dicetak atau digadaikan langsung tanpa harus ke kantor Pegadaian,” jelasnya.
Ia menambahkan, kenaikan harga emas yang terus berlangsung membuat investasi emas menjadi pilihan strategis.
Relita juga mengingatkan pentingnya menabung bagi generasi muda.
“Hampir 70 persen Gen Z belum memiliki tabungan. Ini saatnya memanfaatkan fasilitas Pegadaian dan memulai investasi emas sejak dini,” ujarnya.
Acara ini menjadi bukti nyata sinergi STMIK Kaputama dan Pegadaian dalam memberikan edukasi keuangan sekaligus peluang bagi mahasiswa untuk berkreasi dan belajar literasi investasi. (Id91)










