TAPUT (Waspada) : Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring bersama Kasubsi Pelayanan Tahanan Jonias B. Pakpahan, Kasubsi Pengelolaan Mian H.R. Simarmata, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan James Bond Naibaho mengikuti rapat melalui virtual zoom dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, Kamis (15/5).
Rapat dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dan diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi menekankan pentingnya evaluasi kinerja sebagai instrumen untuk memperkuat akuntabilitas, meningkatkan pelayanan, serta memastikan kesesuaian program dengan arah kebijakan nasional pemasyarakatan.
Mashudi juga mengapresiasi seluruh jajaran atas kinerja yang telah dilakukan pada semester pertama tahun ini.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, dalam kesempatan itu juga menyampaikan paparan laporan analisis dan evaluasi kinerja Kanwil Ditjenpas Sumut.
Dalam presentasinya, Yudi memaparkan capaian kinerja di berbagai bidang, seperti pembinaan narapidana, pelayanan tahanan, serta penguatan pengamanan dan integritas petugas dan capaian pelaksanaan program 13 Akselerasi Menteri Kemenimipas.
“Evaluasi ini menjadi momen penting untuk meninjau kembali langkah-langkah yang telah diambil, sekaligus menyusun strategi ke depan agar kinerja pemasyarakatan semakin optimal dan berdampak positif bagi masyarakat,” kata Yudi Suseno.
Karutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, mengatakan, rapat internal bersama Dirjen Pemasyarakatan dan Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara dilakukan untuk membahas rencana kerja tahun 2025, capaian dan hal-hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi sampai dengan awal bulan Mei Tahun 2025, capaian Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, isu permasalahan dan kendala yang dihadapi dan langkah-langkah yang sudah dilakukan terhadap isu permasalahan.
“Rapat juga menjadi ruang diskusi antarsatuan kerja dalam membahas tantangan yang dihadapi di lapangan serta solusi inovatif guna meningkatkan efisiensi dan profesionalisme layanan pemasyarakatan,” tandasnya.(chp)












