Kementerian ESDM Pasang 150 PJUTS Di Asahan

  • Bagikan
Kementerian ESDM Pasang 150 PJUTS Di Asahan
Anggota Komisi VII DPR RI Nasril Bahar, didampingi Kasubdit Pengawasan Pembangunan Infrastruktur EBTKE Kementerian ESDM, Agung Feinnudin, sedang meresmikan pembangunan 150 PJUTS di Kec Airjoman, Kab Asahan.Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Aspirasi DPR RI Komisi VII melakukan pemasangan 150 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), di wilayah Kecamatan Air Joman, Kab Asahan, sebagai langkah penggerak ekonomi dan pengurangan tindak kriminal.

Kasubdit Pengawasan Pembangunan Infrastruktur EBTKE Kementerian ESDM Agung Feinnudin, saat serah terima dan peresmian pembangunan PJUTS di Binjai Serbangan, Kec Airjoman, Kab Asahan, Jumat (9/2), menuturkan, kegiatan dilakukan Kementerian ESDM melalui aspirasi DPR RI Komisi VII Nasri Bahar, dan dukungan Pemkab Asahan, untuk berkomitmen menjalankan program kegiatan yang bermanfaat, terutama memanfaatkan energi surya sebagai penerangan lampu jalan. Melalui program ini sebagai solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan yang difokuskan pada jalan memang sulit dijangkau oleh jaringan PLN.

“ESDM di Sumut pada 2023 ini memasang 350 unit PJUTS di Kab Langkat dan sudah selesai, dan saat ini sedang berjalan 150 unit PJUTS akan dipasang di Kab Asahan,” jelas Agung.

Untuk diketahui, selama 2023 pemasangan PJUTS di seluruh Indonesia sebanyak 31.075 unit. Sedangkan mulai 2015-2013 di seluruh Indonesia telah dipasang sebanyak 140 ribu unit.

“Kita berharap PJUTS ini bisa dijaga dengan baik oleh masyarakat, sehingga berdampak baik untuk mobilitas masyarakat,” jelas Agung.

Sedangkan Anggota Komisi VII DPR RI Nasril Bahar, dalam sambutannya menerangkan PJUTS ini merupakan permintaan masyarakat yang harus disahuti, sehingga pemasangan di fokuskan pada titik wilayah Musholla atau masjid, saran pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat, dengan demikian memudahkan masyarakat menjalankan aktifitas sehari-hari.

“Karena PJUTS ini sangat bermanfaat dalam peningkatan roda ekonomi masyarakat, dan mengurangi tindak kejahatan dijalan, karena ada penerangan jalan,” jelas Nasril.

Nasril juga mengatakan, bahwa PJUTS ini cukup mahal, dengan nilai taksiran mencapai Rp 30 juta per unit, sehingga diharapkan masyarakat bisa bersama-sama menjaganya, agar bisa bertahan lama dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

“Mari kita bersama menjaganya,” jelas Nasril. (a02/a19/a20)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *