TEBINGTINGGI (Waspada.id). Dua anggota DPRD Kota Tebingtinggi Ogamota Hulu dan Kaharuddin Nasution meminta agar kolam renang operasional pada hari Idul Fitri 1447 H. Mereka juga meminta kolam renang segera dibersihkan, karena kondisinya terlihat memprihatinkan.
Hal itu disampaikan di sela kunjungan mereka ke komplek kolam renang di Jln. Sutoyo S, Kel. Rambung, Kec. Tebingtinggi Kota, Senin (2/3), guna melihat kondisi terkini fasilitas publik yang baru direhab dengan dana sekira Rp3,4 miliar.
Menurut Ogamota Hulu, kondisi kolam renang pasca diliburkan cukup memprihatinkan. Air kolam menghijau, berlumut dan dibiarkan tanpa penggantian air. Keadaan ini menunjukkan kolam renang tidak dirawat.
“Kalau seperti ini, aset bisa cepat rusak”, ujar Sekretaris Komisi III DPRD ini.

Dia juga mengingatkan agar segera operasional, karena tak berapa lama lagi warga kota khususnya umat Islam akan merayakan Idul Fitri. Harusnya kolam renang bisa jadi salah satu sarana wisata warga kota.
“Jangan merehabnya menggebu-gebu tapi lemah dalam pemeliharaan dan pemanfaatan,” terang Ketua Partai Hanura kota Tebingtinggi ini.
Terkait itu, anggota Dewan yang turut dalam kunjungan itu Kaharuddin Nasution, mengingatkan Pemko Tebingtinggi serius untuk menjadikan kolam renang sebagai aset publik yang bermanfaat bagi semua pihak baik rakyat maupun pemerintah.
“Jangan jadi proyek mangkrak, karena konsekwensi hukumnya besar,” pungkas dia.
Terlihat, komplek kolam renang tidak mengalami pengelolaan dari tenaga honor berjumlah 12 orang. Rumput tumbuh liar dan menyemak. Sedangkan air di kolam utama dan kolam anak-anak terbiarkan tanpa dikeringkan. Terkesan fasilitas publik ini minim perhatian. (Lik)












