TEBINGTINGGI (Waspada.id): Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tebingtinggi Deli menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa layanan konseling gratis bagi masyarakat umum. Kegiatan ini dilaksanakan Senin-Selasa, 5–6 Oktober 2025 di Kampus STAI Tebingtinggi Deli, yang juga secara daring melalui platform konseling online.
Kepala Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Ali Hasyimi, M.Psi, Selasa (6/1) mengatakan, program ini merupakan bentuk kepedulian STAI Tebingtinggi Deli terhadap pentingnya kesehatan mental di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan melibatkan para dosen Program Studi BKPI, yaitu Ali Hasyimi, M.Psi, Sari Atika Parinduri, M.Psi, Rajaniya Aini, M.Psi, Fitri Handayani, M.Psi, dan Zakiyatul Husna, M.Psi.
Ali Hasyimi, M.Psi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental, sekaligus memberikan akses konsultasi profesional yang mudah dijangkau. “Kesehatan mental memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup individu. Melalui kegiatan konseling gratis ini, kami berharap masyarakat dapat lebih terbuka untuk berbicara mengenai kesehatan mental serta memperoleh pendampingan yang tepat dari tenaga profesional,” ujar Ali Hasyimi.
Kegiatan konseling ini diikuti oleh 21 peserta, terdiri dari masyarakat yang hadir langsung di kampus maupun yang mengikuti sesi konseling secara daring. Para peserta mendapatkan layanan konsultasi individual dengan pendekatan empatik dan profesional dari tim dosen BKPI.
“Melalui kegiatan ini, STAI Tebingtinggi Deli menegaskan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, dengan terus berupaya memberikan kontribusi positif dalam bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan mental,” katanya (id04)











