KOTANOPAN (Waspada.id): Masyarakat Kelurahan Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan kondisi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang mati total hampir satu tahun lamanya. Kegelapan menyelimuti kawasan tersebut memicu kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan dan potensi tindak kriminal.
“Sudah hampir satu tahun, sejumlah titik LPJU di kawasan tersebut dilaporkan mati total,” ujar Marga Lubis kepada wartawan melalui WhatsApp pada Kamis malam (26/02). Pantauan di lapangan menunjukkan jalur-jalur utama, trotoar, dan pusat kelurahan Kotanopan sangat gelap. Sedikitnya 8 hingga 10 titik lampu di area trotoar padam sepenuhnya.
Kondisi gelap juga dituding menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Baru-baru ini, dilaporkan terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil, yang diperparah oleh jarak pandang yang sangat terbatas. Warga menyatakan bahwa masalah ini bukan hal baru, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari dinas terkait untuk melakukan perbaikan.

Bayo Nasution, tokoh masyarakat setempat, menyatakan kegelapan sangat mengganggu aktivitas warga di malam hari. “Suasana penerangan di lokasi cukup gelap. Kondisi ini sudah lama berlangsung dan kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Madina segera turun tangan memperbaiki lampu-lampu yang rusak ini sebelum jatuh korban lebih banyak,” ujarnya.
Masyarakat mendesak pemerintah kabupaten, khususnya dinas yang membidangi tata ruang serta kebersihan dan pertamanan, untuk segera melakukan audit dan perbaikan terhadap seluruh unit LPJU yang mati, melaksanakan perawatan rutin agar masalah tidak berulang, serta meningkatkan keamanan wilayah melalui sarana publik yang layak.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu kepastian kapan perbaikan akan dilakukan agar “Kota Pendidikan” ini kembali terang dan aman di malam hari.(id100)












