KPU Dairi Sosialisasi Parmas Pemilu Kepada Insan Pers  

  • Bagikan
KPU Kab. Dairi melakukan sosialisasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu Tahun 2024 kepada insan pers dan media di Sidikalang.Waspada/Kartolo Munte.
KPU Kab. Dairi melakukan sosialisasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu Tahun 2024 kepada insan pers dan media di Sidikalang.Waspada/Kartolo Munte.

SIDIKALANG (Waspada): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dairi melakukan sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat (Parmas) dalam Pemilihan Umum tahun 2024 kepada jurnalis dan media di tingkat Kabupaten Dairi di One’s Hotel di Komplek SMKN 1 Sidikalang Kec. Sidikalang Kab. Dairi, Rabu (27/12).

Ketua KPU Dairi Freddy Sinaga juga didampingi Anggota Komisioner lainya mengharapkan, melalui sosialisasi yang diikuti para jurnalis dan media ini sangat penting, sebab media dapat menyebarluaskan informasi sehingga dapat lebih tersosialisaian kepada masyarakat, sehingga diharapkan peningkatan partisipasi masyarakat (Parmas) dalam Pemilihan Umum tahun 2024 meningkat.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU mengatakan bahwa logistik dan surat suara Pemilihan Presiden/Wakil Presiden dan DPD sudah sampai di KPU Kabupaten Dairi.

“Surat suara dan logistik Pemilihan Capres/Cawapres dan DPD sudah sampai di Kantor KPU Dairi, yang belum diterima tiga jenis surat suara yaitu, surat suara Pemilihan DPR RI, DPRD Provinsi dan surat suara DPRD Kabupaten Dairi,” katanya.

Ditambahkan Freddy, bahwa seluruh logistik dan surat suara dikelola oleh KPU RI, sedang KPU Kabupaten Dairi adalah sebagai penerima surat suara dan logistik.

Divisi Data, Hartono Maha menjelaskan, data pemilih tetap pada Pemilu 14 Februari 2024 yang akan datang sebanyak 227.220 pemilih dengan jumlah TPS sebanyak 938 di seluruh kelurahan dan desa se-Kabupaten Dairi.

Daftar pemilih tergolong tiga bagian yaitu pertama daftar pemilih tetap (DPT), kedua daftar pemilih khusus (DPK) dan daftar pemilih tambahan (DPTb).

Daftar pemilih tetap adalah daftar yang sudah didata melalui Pantarlih, sedangkan daftar pemilih khusus yaitu daftar yang tidak ditetapkan dalam daftar pemilih tetap tapi sudah memenuhi syarat memilih pada hari “H” maka petugas KPPS akan mendaftarkan hingga pada hari pemungutan suara.

Sedangkan daftar pemilih tambahan adalah pemilih yang sudah terdaftar tapi karena sesuatu hal misalnya karena tugas berada di luar tempat domisili/di luar daerah pemilih, harus dilengkapi surat pendukung, maka boleh memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara di luar domisilinya.

Sementara Harianto Tinendung, Divisi Partisipasi Masyarakat mengharapkan kepada seluruh masyarakat kiranya ikut menyalurkan hak pilihnya pada saat pemungutan suara pada Pemilihan Umum yang akan datang. “Kita berharap, kiranya pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 nanti lebih baik dari pemilihan tahun sebelumnya,” katanya.(a25/a24).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *