KPU Kota Gunungsitoli Ngobrol Pemilu Bersama Insan Pers

  • Bagikan
KPU Kota Gunungsitoli Ngobrol Pemilu Bersama Insan Pers
KPU Kota Gunungsitoli menggelar Ngobrol Pemilu (Ngopi) bareng insan pers bertempat di Kaliki Hotel dan Resto, Selasa (26/12) malam. Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua

GUNUNGSITOLI (Waspada): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli menggelar Ngobrol Pemilu (Ngopi) bersama sejumlah media dan pers bertempat di Kaliki Hotel dan Resto, Selasa(26/12) malam.

Kegiatan Ngopi bareng ini dihadiri oleh Ketua KPU Kota Gunungsitoli, Cardinal Pranatal Mendrofa, S.Sos, MM didampingi komisioner Happy Suryani Harefa,S.Si, Juliman Berkat Harefa, SH, Effisiecy Daeli, S.Pd dan Darni Saleh Baeha.

Ketua KPU Kota Gunungsitoli, Cardinal Pranatal Mendrofa, S.Sos, MM mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemitraan KPU dengan media massa dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat menuju suksesnya Pemilu tahun 2024.

“Pelaksanaan Pemilu serentak 14 Februari tinggal menghitung hari, yaitu kalau kita hitung mundur dari 610 hari, Pemilu tinggal  49 hari lagi. Tentunya kita seluruh masyarakat Indonesia berharap Pemilu serentak tahun 24 ini bisa terlaksana dengan baik dengan penuh damai, bersih dan berintegritas.” ungkapnya.

Cardinal menyampaikan, untuk mewujudkan Pemilu yang damai bersih dan berintegritas tidak akan bisa terlaksana hanya dengan satu kekuatan saja tetapi di butuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak.

“Dalam mensukseskan Pemilu, ada 5 dimensi penyelenggara yang berpengaruh dalam kesuksesan Pemilu yakni KPU, Bawaslu, DKPP, Insan Pers, TNI Polri dan peserta Pemilu dan pemilih. Oleh sebab itu pada malam hari ini kami sengaja memberikan waktu khusus dan kami sangat tergantung dengan kedatangan teman teman media untuk menampung saran dan masuk yang bertujuan bagaimana supaya Pemilu ini sukses,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Cardinal juga menghimbau masyarakat untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya demi terciptanya Pemilu berintegritas.

“Kalau kita melihat Pemilu ini adalah arena konflik yang disahkan oleh pemerintah untuk bertarung untuk merebut kekuasaan, Tetapi sekalipun ini adalah arena pertarungan. Kita harus berpikir jernih, karena Pemilu ini adalah syarat integrasi bangsa,” tegasnya.

Pada kegiatan ini, Komisioner KPU Gunungsitoli divisi perencanaan data dan informasi, Juliman Harefa memaparkan tentang kategori daftar pemilih yaitu Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar pemilih Khusus (DPK).

“Bagi Masyarakat yang ingin mengetahui apakah sudah terdaftar atau tidak sebagai pemilih, masyarakat bisa cek langsung DPT secara online,” tutur Juliman.

Acara Ngopi bareng bersama insan pers yang berlangsung akrab, KPU Kota Gunungsitoli menargetkan pada Pemilu 2024 partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya meningkat dari pelaksanaan Pemilu 2019 sebesar 76 persen menjadi 80 persen. (a26)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *