SERGAI (Waspada.id): Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalan kabupaten, tepatnya di tengah jembatan Lingkungan Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat (27/3/2026) sekira pukul 10.00 WIB.
Insiden tabrakan antara sepeda motor Honda Vario BK 5626 MBN dengan mobil barang truk tronton box BK 8601 FM tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Kedua korban tewas diketahui bernama Nazaruddin 54, warga Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, serta Selwa Kumar 64, warga Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Keduanya mengalami luka berat setelah terlindas ban belakang truk.
Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Fauzul Arasy, S.Psi, dalam laporannya menyebutkan, “Kecelakaan terjadi antara satu unit sepeda motor Honda Vario dengan mobil barang truk tronton box, mengakibatkan dua korban meninggal dunia di TKP.” ujarnya
Dijelaskan, peristiwa bermula saat sepeda motor yang dikendarai Nazaruddin berboncengan dengan Selwa Kumar datang dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang hati-hati saat mendahului truk tronton yang dikemudikan Andi Wiranata 33, warga Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.
“Pada saat sepeda motor mendahului, tiba-tiba terjatuh ke badan jalan sebelah kanan, sementara pengendara dan penumpang masuk ke kolong truk hingga terlindas ban belakang sebelah kanan,” jelas Fauzul.
Akibat kejadian tersebut, Nazaruddin mengalami luka robek di kepala dan mengeluarkan darah dari telinga, sementara Selwa Kumar mengalami luka robek di bagian perut hingga usus keluar. Keduanya meninggal dunia di TKP dan selanjutnya dibawa ke RSU Melati Perbaungan untuk keperluan visum et repertum.
Sementara itu, pengemudi truk Andi Wiranata dilaporkan dalam kondisi sehat jasmani dan rohani serta memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan yang sah.
Petugas yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mencari keterangan saksi.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti di Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sijenggi, serta melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan,” tambahnya.
Dari data kepolisian, kondisi cuaca saat kejadian cerah dengan arus lalu lintas relatif sepi. Jalan beraspal hotmix dengan lebar sekitar 5 meter, namun di sekitar lokasi tidak ditemukan rambu-rambu lalu lintas maupun marka jalan.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” pungkas AKP Fauzul Arasy. (bs)













