KOTANOPAN (Waspada.id): Enam dari tujuh anggota DPRD Dapil Mandailing Natal (Madina) II memilih tidak memberikan tanggapan terkait lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam lama di Jalur Dua Kelurahan Kotanopan, Kecamatan Kotanopan. Kondisi tersebut membuat kawasan gelap gulita dan sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.
Hanya satu anggota DPRD dari fraksi PAN, Irham Sururi Nasution, yang secara tegas mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina untuk segera memperbaiki fasilitas tersebut. Hal itu disampaikan Chandra Siregar, Sekretaris Genta Madina, Sabtu (28/2) siang di Pasar Kotanopan.
“Wajarlah Bupati/Wakil Bupati Madina tidak peduli dengan matinya LPJU di wilayah Kotanopan, sebab enam dari tujuh anggota DPRD Dapil Madina II lebih memilih bungkam daripada bicara soal LPJU yang mati,” ujarnya.
Keenam anggota DPRD yang tidak memberikan tanggapan adalah Indah Anisa, Erwin Efendi Nasution (Fraksi Golkar), Rahmad Risky Daualay (Fraksi Demokrat), Habibi (Gerindra), Awaluddin (NasDem), dan Muslim Pulungan (Fraksi PKB).
Sebelumnya, Irham Sururi telah menyampaikan desakan melalui WhatsApp pada Jumat (28/2), menyatakan bahwa rusaknya LPJU telah menyebabkan seringnya terjadinya kecelakaan, termasuk benturan pada pulau jalan dan trotoar. Ia menyebutkan bahwa kondisi ini sudah pernah disampaikan sebelumnya namun belum mendapatkan tanggapan.
“Kotanopan sudah terlalu lama gelap gulita. Jangan sampai terjadi lagi kecelakaan merenggut jiwa pengguna jalan baru diperbaiki,” tegas politisi PAN tersebut.
Menurut Irham, mulai dari trotoar Jembatan Singengu hingga wilayah Jambur Tarutung Kelurahan Pasar Kotanopan, hanya sedikit LPJU yang masih berfungsi dengan baik. Ia juga meminta pemasangan rambu lalu lintas yang jelas dan terlihat, mengingat median jalan dan beberapa rambu sudah hancur akibat sering ditabrak kendaraan.
“Sungguh ironis, Kotanopan sebagai ibu kota kecamatan tidak ubahnya seperti kota ‘hantu’ karena lampu jalannya sudah rusak. Padahal, bagus atau indahnya suatu kota di malam hari sangat tergantung kepada penerangannya,” tandas legislator muda ini.(id100)












