PendidikanSumut

Luar Biasa, Tim Riset MAN Insan Cendekia Tapsel Ukir Prestasi Di Kancah Internasional

Luar Biasa, Tim Riset MAN Insan Cendekia Tapsel Ukir Prestasi Di Kancah Internasional
Tim Riset MAN IC Tapanuli Selatan foto bersama usai meraih Bronze Medal kategori Essay Competition pada ajang 2nd International Student Summit di Kualalumpur, Malaysia. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

TAPSEL (Waspada.id) : Tim Riset MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan kembali ukir prestasi. Kali ini berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah intenasional dengan meraih Bronze Medal kategori Essay Competition pada ajang 2nd International Student Summit di Kualalumpur, Malaysia.

Kepala MAN IC Tapsel, Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I, MSI, Selasa (17/2/2025) mengatakan, dalam ajang kompetisi bergengsi yang merupakan hasil kolaborasi Sentosa Foundation dan Universiti Sains Islam Malaysia, MAN IC Tapsel menurunkan dua tim riset terbaiknya.

Tim 1 MAN IC Tapsel yang dipimpin Yazidur Rizki, dengan anggota Muhammad Fausta Mahardika dan Nuraini Hafifah, mengusung inovasi bertajuk “Save Wave” dengan sub tema technology bertekad untuk membawa pulang medali.

Begitu juga dengan Tim 2 yang diketuai Talita Aulia Ramadhani, dengan anggota Nazjwa Khopipah Daulay, juga optimis mampu meraih prestasi.”Penampilan kedua tim kita ini menunjukkan performa luar biasa dalam kompetisi tersebut,” tuturnya.

Ajang 2nd International Student Summit dengan tema “Building Sustainable and Inclusive Future” diikuti ratusan peserta dari berbagai negara. Menariknya kompetisi ini tidak membedakan kelas peserta dari perguruan tinggi dan peserta dari sekolah tingkat SLTA.

Dalam babak final yang digelar tanggal 14 sampai 15 Februari 2026, ungkapnya, Tim Riset MAN IC Tapsel bersaing dengan Tim dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Universitas Airlangga, IPB University, SMA Taruna Nusantara, SMA Unggul Del, MAN Indragiri Hilir serta peserta dari berbagai universitas top lainnya dari dalam maupun luar negeri.

Tim Riset MAN IC Tapsel, lanjut Abdul Hakim, berhasil menarik perhatian tim juri saat siswa MAN IC Tapsel mempresentasikan hasil ide inovasi mereka sehingga Tim Riset MAN IC Tapsel dinobatkan sebagai juara tiga.

Keberhasilan meraih Bronze Medal (Medali Perunggu) kategori Essay Competition, ucapnya, menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat global, bahkan sejajar dengan mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia.

“Prestasi ini sekaligus mengukuhkan komitmen MAN IC Tapsel dalam membina budaya riset, inovasi, dan daya saing internasional. Kedepan kita akan terus memberikan penguatan agar lebih banyak lagi siswa yang berprestasi,” ujar Kepala MAN IC Tapsel.

Atas capaian torehan prestasi yang cukup gemilang ini, Abdul Hakim mengucapkan terima kasih sekaligus apresiasi kepada tenaga pendidik, terutama guru pembina dan pendamping siswa yang telah berhasil mengharumkan nama madrasah dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Miss Ariska Ainun Jamila Rambe, S.Si, sebagai guru pembimbing Tim Riset MAN IC Tapsel dalam ajang 2nd International Student Summit juga mengungkaplan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih timnya.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil doa, kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar yang luar biasa dari anak-anak. Saya bangga bisa menjadi bagian perjalanan tim ini. Mereka tidak hanya membawa nama baik madrasah, tetapi juga membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di kancah internasional” ucapnya.(id46)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE