Mabuk Tuak, Petani Di Sergai Tewas Dalam Parit

  • Bagikan
Ngatimun saat proses indentifiasi. Waspada/ist
Ngatimun saat proses indentifiasi. Waspada/ist

TANJUNGBERINGIN (Waspada): Ngatimun, 65, ditemukan tewas dalam parit di Dusun II, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdangbedagai (Sergai) Selasa (5/12) sekitar pukul 06:00 WIB.

Tubuh Petani yang ditinggal di Dusun V Sei Mulyo, Desa Seibamban, Sergai ini ditemukan warga sekitar dalam posisi kepala masuk kedalam parit, sedangkan sepedamotor Honda Revo BK 5292 NAG berada disamping korban.

Informasi yang dihimpun Waspada.id di kepolisian sekitar pukul 22: 00 WIB Ngatimun dengan mengendarai sepedamotor minum tuak disalah satu warung Desa Pematang Cermai. Sekitar pukul 01:00 WIB Ngatimun pindah ke warung tuak milik P Silaen, 53, selanjutnya Ngatimun hendak kembali pulang kerumah.

Naas. Setiba di lokasi Ngatimun diduga mabuk tuak itu jatuh ke parit areal perkebunan PT Indah Pontjan dengan kepala terbenam ke air, hingga tewas. Oleh warga temuan itu diteruskan ke Polsek Tanjung Beringin.

Petugas Polsek yang melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, sedangkan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.

PS Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk mengatakan korban usai minum tuak berencana untuk pulang kerumah. Namun diperjalanan diduga jatuh lalu masuk ke dalam parit.

” Korban sudah dievakuasi kerumah duka, korban diduga dalam kondisi mabuk lalu jatuh ke dalam parit dan meninggal sebelum ditemukan warga” papar Edward Sidauruk. (cmw/a15)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *