PendidikanSumut

Mahasiswa Dan Dosen Universitas Aufa Royhan Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Terdampak Banjir Di Tapsel

Mahasiswa Dan Dosen Universitas Aufa Royhan Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Terdampak Banjir Di Tapsel
Tim PKM Program Mahasiswa Berdampak Universitas Aufa Royhan Padangsidimpuan foto bersama.Waspada/ist.
Kecil Besar
14px

P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Mahasiswa dan Dosen Universitas Aufa Royhan Padnagsidimpuan yang tergabung dalam Tim PKM Program Mahasiswa Berdampak berikan edukasi dan pendampingan terhadap warga terdampak bencana banjir di Dusun Pengkolan, Desa Luat Lobang, Sipirok, Tapsel tingkatkan kualitas hidup.

Apt. Cory Linda Futri Hrp, M.Farm, Ketua Tim PKM Program Mahasiswa Berdampak Universitas Aufa Royhan Padangsidimpuan, Rabu (11/3/2026) mengatakan, Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana khususnya pada aspek Kesehatan dan Layanan Kefarmasian.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertajuk “ Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Pasca Bencana Melalui Pelayanan Kefarmasian dan Edukasi Kesehatan” berlangsung dari tanggal 2 Februari sampai denagn 7 Maret 2026 di Dusun Pengkolan, Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara.

Tim PKM Program Mahasiswa Berdampak Universitas Aufa Royhan Padangsidimpuan memberikan edukasi melalui sosialisasi DAGUSIBU Obat di Hunian Sementara (Huntara) Desa Aeklatong, Sipirok, Tapsel. Waspada.id/ist.

Dalam pelaksanaan PKM melalui Program Mahasiswa Berdampak, ucapnya, juga melibatkan Kepala desa luat lombang, Nasoan Siregar, Kepala dusun Pengkolan, Kepala Dusun Hutaimbaru, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta keluarga penyintas bencana.

Dijelaskan, program peningkatan kualitas hidup masyarakat pasca terjadinya bencana banjir dan longsor, diawali dengan kegiatan pembersihan lahan sampai penanaman TOGA.

“Selanjutnya, tim melaksanakan pelayanan Kesehatan dasar, edukasi Perlaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui penyuluhan serta membagikan leaflet PHBS kepada kader posyandu dan keluarga penyintas bencana,” katanya.

Tim Mahasiswa yang dipimpin Ade Holidar Pohan, juga melakukan kegiatan edukasi DAGUSIBU Obat di Hunian Sementara (Huntara) Desa Aeklatong, melalui penyuluhuhan dan distribusi leaflet DAGUSIBU pada kelompok keluarga penyintas bencana dan kader posyandu.

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, ungkapnya, Tim Universitas Aufa Royhan juga memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan Sabun Cuci Tangan dan Sabun Cuci Piring untuk Program PHBS.

“Selain Pembuatan sabun cuci tangan , tim juga mengajari warga membuat Jamu antara lain Teh anti kolesterol dan anti hipertensi, Jamu MADAM untuk imunitas dan detoks ringan, serta Kapsul Pegalinu,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan tersebut, tentu masyarakat mendapat pengalaman serta adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai PHBS, dan DAGUSIBU, serta mampu membuat Sabun Cuci Tangan, Sabun Cuci Piring serta JAMU, dengan harapan kegiatan ini dapat membantu perekonomian masyarakat.

Pada acara penutupan tanggal 7 Maret 2026, ujar Cory, dilakukan penegasan komitmen keberlanjutan program melalui transfer pengetahuan dan keterampilan kepada kader posyandu dan keluarga penyintas bencana.

Pada kesempatan itu, Tim Universitas Aufa Royhan menyerahan alat teknologi berupa oven pengering serbaguna, alat penghalus/penyerbuk, alat pengisi cairan, kepada masyarakat yang diwakili oleh Kepala Desa Luat Lombang.

Usai menerima bantuan, Kepala Desa Luat Lombang, Nasoan Siregar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Aufa Royhan Padangsidmpuan dalam mendukung pemulihan masyarakat pasca bencana.

Ia menegaskan, Program Mahasiswa Berdampak ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (id46).

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE