P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padangsidimpuan secara resmi melepas 430 orang siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025-2026 yang telah menyelesaikan pendidikan dan sebagian diantaranya dipastikan melanjutkan pendidikan ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri, Selasa (31/3/2026)
Pelepasan siswa yang digelar di lapangan MAN 1, Jl. Sutan Soripada Mulia, No. 31C Sadabuan, Padangsidimpuan, dihadiri Kakan Kemenag Padangsidimpuan Dr. H. Erwin Kelanan Nasution, MA bersama Kasi Penmad, H. Zamil Hasibuan, S.Ag, M.Pd, Kepala MAN 2, Kepala MTsN 1 dan 2 serta Kepala MIN 1 dan 2 Padangsidimpuan dan seluruh orang tua siswa kelas XII serta perwakilan IKAMANSA Padangsidimpuan.
Sebelum dilepas secara resmi oleh Plt. Kepala MAN 1 Padangsidimpuan, Marataon Hasibuan, SPd, siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tersebut terlebih dahulu khatam Al-Qur’an yang dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng kuning sebagai wujud rasa syukur atas selesainya membaca Al-Qur’an sebanyak 30 juz.
Kegiatan yang juga diwarnai penampilan talenta yang dimiliki siswa kelas XII, telah menjadi agenda tahunan MAN 1 Padangsidimpuan sekaligus menjadi sarana bagi MAN 1 Padangsidimpuan untuk menunjukkan kepada publik khususnya kepada orang tua siswa bahwa lulusan MAN 1 merupakan generasi maju, bermutu dan mendunia, sebagaimana motto madrasah Kementerian Agama.
Kakan Kemenag Kota Padangsidimpuan Dr. H. Erwin Kelanan Nasution, MA dalam arahannya mengatakan, kemampuan yang dimiliki lulusan MAN 1 Padangsidimpuan dalam membaca Al-Qur’an dan memahami ajaran agama menjadi modal dalam melanjutkan pendidikan maupun kehidupan.

“Bagi siswa yang ekonominya kurang mendukung, tentu kemampuan dan talenta yang dimiliki bisa menopang hidup dalam melanjutkan pendidikan kepergurun tinggi. Walaupun bidang yang digeluti sains dan teknologi nanti dalam perkuliahan, namun pengetahuan dan pengalaman keagamaan tetap terpatri dan menjadi modal besar untuk mencapai cita-cita kalian sesudah menjadi alumni MAN 1,” ucapnya.
Atas keberhasilan dalam menyiapkan lulusan yang maju, bermutu dan mendunia, Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi kepada Plt. Kepala MAN 1 Padangsidimpuan dan seluruh tenaga pendidik yang telah menggembleng siswa untuk menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara.
Pada kesempatan itu, Erwin Kelana meminta MAN 1 Padangsidimpuan untuk tidak menggelar acara perpisahan yang dapat membebani orang tua siswa. “Saya minta tidak ada lagi study tour ataupun acara perpisahan lainnya yang mengeluarkan dana atau membebani orang tua, karena pelepasan ini bukan akhir, namun awal untuk mempersiapan biaya yang cukup besar ketika kuliah nanti,” tegas Kakan Kemenag.
Plt. Kepala MAN 1 Padangsidimpuan, Marataon Hasibuan, S.Pd dalam sambutannya berpesan kepada siswa untuk terus belajar, baik secara akademik maupun non akademik. “Belajar itu tidak ada habisnya, maka saya pesankan lanjutkan pendidikan dalam meraih asa dan cita,” tuturnya.
Marataon mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa yang mempercayakan anaknya untuk dididik di MAN 1 Padangsidimpuan. “Apa yang telah kita capai merupakan hasil kerja keras dan dukungan semua pihak,” katanya.
Ketua Komite MAN 1 Padangsidimpuan Drs. H.Fajaruddin Tanjung yang diwakili Sekretaris Komite, Parlagutan Harahap, S.Sos mengucapkan terima kasih kepada Kakan Kemenag Padangsidimpuan yang telah memberikan dukungan penuh kepada MAN 1 Padangsidimpuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa dan lulusan
Mewakili orang tua siswa, Drs. Lukmanul Hakim Siregar yang juga pernah menjadi guru di MAN 1 Padangsidimpuan mengungkapkan rasa bangganya bahwa banyak lulusan MAN 1 Padangsidimpuan yang telah berhasil, bahkan salah satu diantarnya masih terus berkomunikasi.
Menurutnya ada empat hal yang tidak bisa dikategorikan sebagai mantan yakni mantan Tuhanku, mantan Rasulku, mantan ayah dan ibuku serta mantan guruku. Untuk itu ia berpesan kepada alumni agar tetap menghormatinya gurunya. (id46)












