PANGKALANSUSU (Waspada.id): Sebagai wujud komitmen mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, PLN Indonesia Power (IP) UBP Pangkalansusu laksanakan pelatihan bagi kelompok binaan Watama Ecoprint.
Tujuan program pelatihan yang diadakan perusahaan, yakni untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta nilai tambah produk ecoprint agar kelompok mitra binaan ini mampu bersaing dan berkelanjutan.
Peserta diberikan pelatihan berupa teknik pewarnaan alami dalam ecoprint, serta pelatihan pembuatan berbagai produk aksesoris, seperti tas ramah lingkungan, tempat handphone dan tempat tisu.
Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman tentang kualitas produk, estetika desain, dan juga potensi untuk pengembangan usaha.
Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di Nauli Ecoprint, Medan, serta Lembaga Kursus dan Pelatihan ISOKU yang dikenal sebagai pusat pembelajaran ecoprint dan keterampilan kreatif. Kegiatan ini diikuti 10 orang ibu-ibu perwakilan mitra binaan Watama Ecoprint.
Kegiatan yang mulai dilaksanakan, Selasa (2/1), ini dihadiri Manager Administrasi PLN Indonesia Power UBP Pangkalansusu, Miduk Hutasoit, mewakili Senior Manager. Turut hadir dalam program edukasi ini tim Administrasi, tim CSR, Humas, dan KAM.
Kehadiran unsur jajaran manajemen menjadi bentuk dukungan konkret PLN Indonesia Power UBP Pangkalansusu dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kapasitas mitra binaan.
Miduk berharap, melalui kegiatan ini, para ibu mitra binaan mampu mengembangkan kualitas produk ecoprint yang lebih variatif, bernilai jual tinggi, dan berdaya saing, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan berkelanjutan, serta turut menjaga kelestarian lingkungan.
Ia mengatakan, PLN Indonesia Power UBP Pangkalansusu akan terus berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat, mendukung kreativitas lokal, serta menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.(id24)











