MHQ Ditutup, Bupati Madina: Mengamalkan Alquran Tidak Boleh Berhenti

  • Bagikan

MADINA (Waspada): Musabaqoh Hahfidzul Quran (MHQ) tingkat Kab. Mandailingnatal resmi ditutup Sekretaris Daerah Madina H. Alamulhaq Daulay, SH, MM Jumat (20/10).

MHQ merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati hari santri nasional 2023 dan dilaksanakan di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parabangunan, Kec. Panyabungan.

Sekda Madina Alamulhaq saat membacakan pidato Bupati HM Jafar Sukhairi Nasution menyampaikan, MHQ ini merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan budaya Islam, tilawah, hapalan serta pendalaman Alquran.

“Membaca Alquran dan mengamalkannya tidak boleh berhenti sampai di sini. Kegiatan religius dan sarat dengan syiar Islam ini akan menjadi sia-sia, apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah masyarakat,” sebut Alam.

Sekda juga menyampaikan, perhatian dan keterlibatan serta tanggungjawab seluruh komponen umat dan jajaran pemerintah agar penyenggaraan MHQ ini memberikan bekas dan pengaruh positif.

MHQ Ditutup, Bupati Madina: Mengamalkan Alquran Tidak Boleh Berhenti
Sekda Madina H. Alamulhaq Daulay, SH, MM mewakili Bupati Madina menutup MHQ dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang.Waspada/Ist

“Bagi hafiz-hafizoh yang meraih peringkat juara saya ucapkan terimakasih dan dapat mempertahankan prestasinya di masa mendatang, begitu juga dewan hakim dan panitia yang telah bekerja maksimal dalam memberikan penilaian yang objektif selama berlangsungnya MHQ,” ujarnya.

Pemenang MHQ tingkat Kabupaten Madina 2023, golongan 1 juz dan tilawah putra

  1. Muhammad Aulya Rizki utusan Ponpes Musthofawiyah, 2. Irham Abdilah utusan Baitul Hufrazh, 3. Rahmad Hidayat utusan Tahfiz Kelurahan Sipolupolu.

Golongan 1 juz dan tilawah putri: 1. Kanza Putri Pratama utusan Ponpes Abinnur, 2. Sri Mulyani utusan MDTA Pintupadangjae, 3. Ayatul Husna utusan Ponpes Musthofawiyah

Golongan 5 juz dan tilawah putra: 1. M.Ali utusan Rumah Tahfiz Sipolupolu, 2. Alwan Zikri utusan PTQ Nurust Tsamarot, 3. Nazri Adlani utusan MDTA Aek Galoga

Golongan 5 juz dan tilawah putri: 1. Kayla Aurelia utusan Ponpes Mustahfawiyah, 2. Sri Ahyana utusan Ponpes Darul Iklas, 3. Suci Fadilah Lubis utusan MAN I Madina

Golongan 10 juz putra: 1. Handri Ahyan Maaz utusan Baitul Huffazh, 2. Asmar utusan rumah Tahfiz Sipolupolu, 3. Farizd Al Qori Jamil utusan rumah Tahfiz Darul Fallah.

Golongan 10 juz putri: 1. Nur Habibah utusan rumah Tahfiz Sipolupolu, 2. Bulan Lubis utusan Ponpes Darul Ulum, 3. Laila Ramadani utusan MDTA Nurul Fatah

Golongan 20 juz putra: 1. M.Khanzu Muttaqi Ulya utusan Baitul Huffazh, 2. Khairil Fahmi utusan Ponpes Musthofawiyah, 3. M.Rizki Habibi Lubis utusan Nuruts Tsamarot.

MHQ Ditutup, Bupati Madina: Mengamalkan Alquran Tidak Boleh Berhenti

Golongan 20 juz putri: 1. Nadayna Shofwah Lubis utusan Ponpes Al – Madili, 2. Fatma Fatimah utusan MDTA Nurul Iman Panyabungan Tonga, 3. Julia Salsa Fadilah utusan Nurust Tsamarot

Golongan 30 juz putra: 1. M.Yasin utusan rumah Tahfiz Kelurah Sipolupolu, 2. Ahmad Riski Haholongan utusan Ponpes Darul Iklas,

  1. Salman Al-Farizi utusan Ponpes Musthofawiyah.

Golongan 30 juz putri : 1. Afifah Luthfiatul Ulya utusan Ponpes Abinnur, 2. Rizka Azizah utusan Tahfiz Al Mubarok, 3. Nila Rahmadani utusan Nurust Tsamarot. (irh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *