Sumut

MUI Padangsidimpuan Kembali Gelar Kajian Ramadhan 1447 H, Ini Jadwalnya

MUI Padangsidimpuan Kembali Gelar Kajian Ramadhan 1447 H, Ini Jadwalnya
Ketua MUI Kota Padangsidimpuan Ustadz Drs. H. Zulfan Efendi Hasibuan MA, (kiri) didampingi Drs. H.Salman Siregar saat memberikan pencerahan kepada peserta kajian Ramadhan di aula Kantor MUI P.Sidimpuan Senin (23/2/2026). Waspada.id/Mohot Lubis
Kecil Besar
14px

P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan kembali berikan edukasi dan pencerahan kepada umat untuk meningkatkan dan menjaga nilai ibadah melalui Kajian Ramadhan 1447 H yang digelar setiap hari Senin, Kamis dan Jumat selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Kajian yang membahas berbagai hal terkait dengan pelaksanaan ibadah, khususnya dalam bulan suci Ramadhan yang digelar di Aula Kantor MUI, Jl.HT Rizal Nurdin, Palampat, Kota Padangsidimpuan menghadirkan ulama dari berbagai latar belakang disiplin ilmu dalam konteks Islam sebagai pemateri.

Ketua MUI Kota Padangsidimpuan ustadz Drs. H. Zulfan Efendi Hasibuan MA, Senin (23/2/2026) mengatakan pada hari pertama Kajian Ramadhan, 23 Februari 2026, ia (Ketua MUI) tampil sebagai pembicara dengan moderator Drs.H.Salman Siregar. Topik pembahasan yakni memaknai dan mengamalkan ibadah puasa sesuai Sunnah Rasulullah SAW.

Pada hari kedua Kajian Ramadhan, Rabu (25/2/2026), menghadirkan Sekretaris Umum MUI Padangsidimpuan Dr. H. Zul Anwar Ajim Harahap MA sebagai pemateri dengan moderator Ahmad Rifa’i Hasibuan M.Hum dengan topik melaksanakan ibadan di bulan Ramadhan dengan Ihsan (amal terbaik).

Selanjutnya, 27 Februari 2026, topik kajiannya tentang memahami dan mengamalkan Al-Quran dengan baik dan benar. Pematerinya, Dr.H.Muhlison Siregar MAg dengan moderator Dr.muhammad Roihan Daulay M.Pd.

Tanggal 2 Maret 2026, topik kajiannya tentang syirik dan ria sebagai perusak ibadah dalam Islam. Pematerinya, Drs.H.Syahid Muhammar Pulungan SH dengan moderator Romi Iskandar Rambe, SH.

Tanggal 4 Maret 2026, topik kajiannya tentang Hablumminallah Dan Habluminannas : pondasi utama yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Pematerinya, Tarmizi Lubis MPd dengan moderator Drs.H.Arsyad Thalib Lubis.

Kantor MUI Padangsidimpuan. Waspada.id/Mohot Lubis

Tanggal 6 Maret 2026, topik kajiannya tentang hukum-hukum terkait pelaksanaan infaq, sedekah dan wakaf dalam Ini Islam. Pematerinya H.Yasir Arafat Nasution LC, MA dengan moderator H.Nauli Sihitang SH.

Tanggal 9 Maret 2026, topik kajiannya tentang Zakat Mal dan Zakat Fitrah : pemahaman dan pelaksanaannya. Pematerinya, Drs.H.Zainal Arifin Tampubolon denga moderator Drs.H.Sakbam Siregar.

Tanggal 11 Maret 2026, topik kajiannya tentang aturan-aturan pergaulan sesama muslim menurut syariat Islam. Pematerinya Dra.Hj.Tikholija Harahap dengan moderator Dra.Hj.Wasliah Lubis MA.

Tanggal 13 Maret 2026, sebagai hari terakhir kajian Ramadhan 1447 H yang digelar MUI Padangsidimpuan mengangkat topik tentang hikmah dan bahaya memutus silaturrahim dalam berhari raya. Pematerinya Martua Halomoan Sagala SPd dengan moderator Agustami S.Ag

Ladang Pahala

Ketua MUI Padangsidimpuan, Ustadz Zulfan Efendi Hasibuan MA menegaskan bahwa bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan menjadi ladang amal bagi umat Islam, termasuk menghadiri dan mengikuti majelis ilmu juga bagian dari amal.

“Bulan Ramadhan ini merupakan ‘ladang’ amal ibadah bagi umat Islam. Amal ibadah yang dilaksanakan dilipatgandakan pahalanya dan Allah SWT membuka pintu ampunan bagi hambaNya yang melaksanakan puasa,” katanya.

Ustadz Zulfan mengungkapkan, kajian Ramadhan yang dilaksanakan MUI Kota Padangsidimpuan juga menjadi ladang pahala. “Kata Rasulullah, siapa yang hadir di majelis ilmu ramadhan, maka setiap langkahnya dicatat, sama dengan ibadah satu tahun,” tuturnya.

Untuk itu, Ketua MUI mengajak peserta kajian Ramadhan dapat memberikan edukasi pada masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. ‘Mudah-Mudahan, yang kita lakukan atas ijin Allah SWT dapat menambah amalan kita di bulan Ramadhan ini,” harapnya.

Jika makin banyak masyarakat yang tau tentang ilmu agama, ungkapnya, tentu makin banyak orang yang taat terhadap perintah maupun larangan Allah SWT. “Ketaatan terhadap Allah SWT merupakan pintu untuk mendapat keberkahan,” ujar ustadz Zulfan.

Mengingat kajian ilmu sebagai sarana dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada umat sangat penting, maka pada tanggal 19 Februari 2026, MUI Padangsidimpuan telah menyurati Wali Kota Padangsidimpuan Dr.Letnan Dalimunthe SKM, M.Kes, agar memberikan instruksi kepada jajarannya untuk mengutus perwakilan dari masing-masing SKPD menghadiri kajian Ramadhan di MUI Padangsidimpuan.(id46)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE