Sumut

Muniruddin Ritonga Imbau Pemudik Waspadai Jalur Rawan Bencana Di Tabagsel

Muniruddin Ritonga Imbau Pemudik Waspadai Jalur Rawan Bencana Di Tabagsel
Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muniruddin Ritonga. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

TABAGSEL (Waspada.id): Potensi banjir dan longsor di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) menjadi perhatian serius menjelang arus balik Lebaran 2026. Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muniruddin Ritonga, mengimbau para pemudik agar lebih waspada saat melintasi jalur-jalur rawan bencana itu.

Ia menyebutkan, kondisi geografis Tabagsel yang didominasi perbukitan serta curah hujan tinggi membuat sejumlah titik jalan berpotensi mengalami longsor dan banjir, terutama pada musim hujan yang bertepatan dengan periode mudik dan arus balik tahun ini.

“Kita minta masyarakat lebih berhati-hati dan mematuhi rambu serta arahan petugas, khususnya di jalur yang pernah terjadi longsor,” ujar Munir, Jumat (27/3).

Menurut anggota dewan dari daerah pemilihan Sumut 7 Tabagsel ini, arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026. Karena itu, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik dan tidak memaksakan diri jika kondisi cuaca tidak mendukung.

Munir menambahkan, kejadian banjir dan longsor yang sempat melanda Tabagsel dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius bagi para pemudik.

Sebagai catatan, pada November 2025 lalu, wilayah Tabagsel dilanda banjir dan longsor di sejumlah kawasan akibat hujan deras, yang mengakibatkan terganggunya akses jalan serta aktivitas masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar pengendara selalu memantau informasi cuaca, kondisi jalan, serta memilih jalur alternatif jika diperlukan guna menghindari potensi bencana.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jika kondisi tidak memungkinkan, sebaiknya tunda perjalanan demi keamanan,” tegasnya.

Selain itu, Munir mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan di titik-titik rawan longsor, termasuk menyiagakan alat berat dan personel agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, mulai dari BPBD, kepolisian, hingga dinas perhubungan, agar respons terhadap potensi bencana di jalur arus balik dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.

Di sisi lain, Munir mengajak masyarakat untuk saling berbagi informasi terkait kondisi jalan dan cuaca melalui berbagai platform, sehingga pengguna jalan lainnya dapat mengantisipasi risiko sejak dini.

Ia berharap, dengan kewaspadaan masyarakat serta kesiapan pemerintah, arus balik Lebaran di wilayah Tabagsel dapat berjalan aman dan lancar. (id143)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE