Musrenbang Penyusunan RKDP Sepakati Prioritas Pembangunan

  • Bagikan
Wali Kota Susanti Dewayani (enam kanan) pose bersama peserta dan lainnya saat pembukaan Musrenbang RKPD Pematangsiantar 2025 di Ballroom Hotel Horison, Jl. Medan, Selasa (27/2).(Waspada-Ist).
Wali Kota Susanti Dewayani (enam kanan) pose bersama peserta dan lainnya saat pembukaan Musrenbang RKPD Pematangsiantar 2025 di Ballroom Hotel Horison, Jl. Medan, Selasa (27/2).(Waspada-Ist).

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan agenda tahunan guna menyepakati prioritas pembangunan, program dan kegiatan yang akan terselenggara tahun berikutnya.

“Saya berharap kegiatan ini akan menghasilkan kebijakan perencanaan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” harap Wali Kota Susanti Dewayani saat bersama perwakilan Pj Gubsu Kadis Ketenagakerjaan Abdul Haris Lubis membuka Musrenbang RKPD Pematangsiantar 2025 di Ballroom Hotel Horison, Jl. Medan, Selasa (27/2).

Pada kesempatan itu, Wali Kota memaparkan beberapa capaian indikator makro ekonomi dan sosial Pematangsiantar 2023. “Pencapaian itu merupakan hasil komitmen serta kerja bersama di 2023 dalam bangkit dan maju guna mewujudkan Pematangsiantar yang sehat, sejahtera dan berkualitas.”

“Salah satunya mendapat peringkat 11 sebagai kota paling toleran di Indonesia, dimana sebelumnya berada di urutan ke-31,” imbuh Wali Kota.

Wali Kota turut memberikan informasi Pemko Pematangsiantar meraih juara pertama tingkat Provsu untuk Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD). “PPD Merupakan inovasi Pematangsiantar melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan tentang dana bergulir UMKM.”

“Insya Allah akan mewakili Provsu di tingkat nasional dan semoga nantinya Pematangsiantar meraih juara di tingkat nasional,” harap Wali Kota.

Wali Kota menambahkan dalam upaya mewujudkan Pematangsiantar bangkit dan maju, untuk masyarakat sehat, sejahtera dan berkualitas sesuai tema pembangunan Pematangsiantar 2025 yakni peningkatan infrastruktur pelayanan dasar bagi masyarakat serta percepatan pertumbuhan ekonomi, ada penetapan empat prioritas pembangunan daerah yang akan terlaksana.

Pertama, sebut Wali Kota, peningkatan infrastruktur dan lingkungan dengan fokus meningkatkan konektivitas wilayah dan cakupan infrastruktur dasar dan meningkatkan mitigasi dan pengelolaan sampah.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan fokus meningkatkan peran UMKM sebagai pilar utama peningkatan ekonomi daerah sebagai prioritas kedua.

Kemudian, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan fokus menyelesaikan permasalahan stunting merupakan prioritas ketiga dan terakhir peningkatan tata kelola pemerintahan dengan fokus melaksanakan pelayanan publik melalui integrasi sistim pemerintahan berbasis elektronik.

Wali Kota juga berterimakasih kepada seluruh komponen masyarakat Pematangsiantar atas kesuksesan penyelenggaraan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilu presiden (Pilpres) di Pematangsiantar.

“Terutama buat Kapolres dan Kajari serta sejumlah unsur Forkopimda, hingga pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan aman dan lancar di kota yang kita cintai ini,” imbuh Wali Kota.

Sementara, Pj Gubsu melalui Kadis Ketenagakerjaan Provsu Abdul Haris Lubis menyebutkan pelaksanaan Musrenbang dalam mewujudkan azas perencanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada proses dengan pendekatan partisipatif top down dan bottom up.

Tujuannya, lanjut Farid, untuk penajaman, penyelarasan dan klarifikasi usulan masyarakat yang akan masuk ke dokumen perencanaan tahunan Pematangsiantar.

“Ada beberapa hal yang menjadi penekanan dalam Musrenbang. Pertama, seluruh pemangku kepentingan harus memperhatikan target-target yang terdapat dalam dokumen perencanaan yang lebih tinggi tingkatannya,” sebut Farid.

Kedua, lanjut Farid, memperhatikan hasil evaluasi RKPD Pematangsiantar 2023, untuk melihat capaian pembangunan 2023 yang telah tercapai dan yang belum tercapai.

Kemudian, mempertimbangkan program-program strategis baik di tingkat nasional, provinsi, maupun Pematangsiantar sebagai penekanan ketiga dan terakhir harus memperhatikan kondisi ril di daerah, mulai permasalahan hingga isu-isu strategis ke depan.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Pemko Dedi Idris Harahap dalam laporannya menjelaskan Musrenbang RKPD 2025 bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan serta program pembangunan daerah yang telah ada perumusannya dalam rancangan awal RKPD.

Tema RKPD 2025 Provsu yakni “Akselerasi Peningkatan Kualitas Pembangunan Sumut” dan untuk Pematangsiantar yakni “Peningkatan Infrastruktur Pelayanan Dasar bagi Masyarakat dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi,” akhir Dedi.

Tampak hadir Kapolres AKBP Yogen Heroes Baruno, Kajari Jurist Precisely Sitepu, Ketua PN Rinto Leoni Manullang, Pj Sekda Dwi Aries Sudarto serta para perwakilan Forkopimda, para narasumber, asisten, staf ahli, pimpinan OPD Pemko, perguruan tinggi, instansi vertikal, BUMN, BUMD dan swasta.(a28).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *