Obat Malaria Akan Masuk Asahan

  • Bagikan

KISARAN (Waspada): Sempat kosong persediaan obat malaria, Provinsi Sumut sedang mengirimkan logistik ke Asahan.

Kadis Kesehatan Kab Asahan dr. H. Nanang Fitra Aulia Sp.PK, saat dikonfirmasi Waspada, melalui Whats App (WA) Selasa (22/3) mengakui obat malaria sempat kosong di Puskesmas.

“Obat malaria stok nihil di Dinkes Asahan sejak tanggal 18 Maret 2022. Informasi dari Dinkes Provinsi Sumut hari ini obat sudah dikirim,” jelas Nanang.

Ditanya dengan penyebab kosongnya ketersediaan obat malaria, Nanang menjelaskan karena dari provinsi dikirim tidak sesuai dengan permintaan.

“Obat malaria dikirim Provinsi Sumut secara bertahap,” jelas Nanang.

Untuk data, kata Nanang, jumlah kasus Malaria selama 2021 sebanyak 786 kasus.

“Sedangkan periode Januari-Februari 2022 ada sebanyak 358 kasus,” jelas Nanang.

Sementara salah satu keluarga pasien Malaria Yanto, warga Jln Mas Mansyur, mengatakan bahwa Senin (21/3), berobat di Puskesmas Sidodadi, namun karena tidak ada ketersediaan obat, terpaksa kembali ke rumah, dan disarankan petugas medis untuk diinfus dan diberikan obat penurun panas (Parasetamol).

“Kami terpaksa pulang karena tidak ada obat, bila panas naik, disarankan diinfus dan diberi parasetamol,” jelas Yanto. (a02/a19/a20)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *