SAMOSIR (Waspada.id): Selama libur Lebaran 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Samosir bertambah berkisar Rp 720 juta.
Diketahui, pada libur lebaran tahun 2025 Kabupaten Samosir hanya menyumbang PAD senilai Rp 1,54 Miliar, sedangkan di tahun 2026 bertambah menjadi Rp 2,26 Miliar terhitung sejak 18 Maret hingga 29 Maret 2026.
Hal ini menunjukkan, bahwa meningkatkannya jumlah pengunjung dibeberapa destinasi wisata di Kabupaten Samosir.
“Kontribusi terbesar terhadap PAD berasal dari retribusi sejumlah destinasi unggulan, seperti Air Mancur Menari di Waterfront Pangururan, Panorama Tele, dan Air Terjun Efrata,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir, Tetty Naibaho.
Ia menjelaskan, lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang turut berdampak positif dalam peningkatan perekonomian masyarakat seperti pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyedia jasa akomodasi seperti hotel dan homestay.
“Hasilnya, selama masa liburan tidak ditemukan keluhan dari wisatawan, baik terkait harga menu di restoran maupun tarif akomodasi,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Samosir berharap tren positif ini dapat terus berlanjut dan menjadi momentum untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. (id103)












