Partisipasi Warga Sidimpuan Berantas Narkoba Meningkat

  • Bagikan
Partisipasi Warga Sidimpuan Berantas Narkoba Meningkat
Tersangka AML, pengedar sabu-sabu yang ditangkap berkat adanya informasi dari masyarakat. (Waspada/Ist)

P. SIDIMPUAN (Waspada): Partisipasi masyarakat Kota Padangsidimpuan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba semakin meningkat.

Seperti sepekan terakhir ini, tiga orang pengedar narkotika golongan I jenis sabu-sabu berhasil diciduk polisi berkat laporan masyarakat ke Polres Padangsidimpuan.

Sabtu (2/12/2023), Tim Opsnal Satres Narkoba menangkap AML, 32, warga Gang Pelita, Jalan Melati, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Berkat adanya informasi dari masyarakat, tersangka AML ditangkap di rumahnya. Barang bukti diamankan sebanyak 38,07 gram narkotika sabu-sabu yang disimpan di dalam dompet.

Senin (4/12/2023). Unit Reskrim Polsek Hutaimbaru menangkap ES alias E, 43, di Kampung Salak, Kelurahan Wek I, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Partisipasi Warga Sidimpuan Berantas Narkoba Meningkat

Pengedar sabu-sabu ini merupakan warga Kelurahan Hanopan Sibatu, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Ditangkap setelah adanya laporan dari masyarakat kepada Kapolsek Hutaimbaru.

Saat digerebek, ES alias E yang berada di samping rumah warga, berupaya untuk menghilangkan barang bukti dengan cara membuang sabu-sabu yang dibungkus dalam plastik.

Rabu (6/12/2023), Tim Opsnal Satres Narkoba kembali menangkap DJR, salah seorang pemilik hotel di pusat Kota Padangsidimpuan karena memiliki sabu-sabu sebanyak 50,53 gram.

Pengungkapan kasus ini juga berawal dari informasi masyarakat yang sudah sangat resah dengan perbuatan mantan terpidana kasus narkoba tersebut.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dudung Setyawan memberi apresiasi sangat tinggi atas semakin meningkatnya partisipasi masyarakat terhadap pemberantasan narkoba di kota ini.

“Terima kasih atas dukungan kolaborasi pemberantasan narkoba yang diberikan kepada kami. Narkoba musuh bersama, mari selamatkan generasi muda kita dari ancaman bahaya laten narkoba,” kata Kapolres Padangsidimpuan.

Dijelaskan, masyarakat sudah semakin pintar dan berani untuk ikut memberantas narkoba. Hal ini juga tidak terlepas dari upaya sosialisasi bahaya narkoba yang dilaksanakan Polri di tengah-tengah masyarakat selama ini.

“Terimakasih dan kami masih sangat membutuhkan partisipasi masyarakat untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kota ini,” ujarnya. (a05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *