Sumut

Pasca Diresmikan, Jembatan Titi Merah Klambir V Kini Bisa Dilalui Mobil

Pasca Diresmikan, Jembatan Titi Merah Klambir V Kini Bisa Dilalui Mobil
Bupati Deliserdang  Asri Ludin Tambunan meresmikan Jembatan Titi Merah atau Jembatan Sei Belawan yang menghubungkan Desa Kelambir V Kebun dan Kelambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kamis (15/1). Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

DELI SERDANG (Waspada.id) : Titi Merah atau Jembatan Sei Belawan yang menghubungkan Desa Kelambir V Kebun dan Kelambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, resmi dioperasikan dan kini dapat dilalui kendaraan roda empat.

Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, Kamis (15/1).

Jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 6,2 meter tersebut telah direnovasi total oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deliserdang.

Sebelumnya, jembatan berbahan konstruksi besi itu hanya dapat dilalui sepeda motor. Kini, setelah diganti dengan konstruksi beton, dua kendaraan roda empat sudah dapat melintas dan berpapasan dengan aman.

“Dulu jembatan ini hanya bisa dilalui sepeda motor. Alhamdulillah, sekarang dua mobil sudah bisa berpapasan dengan aman,” ujar Bupati Asri Ludin Tambunan dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat peninjauan lapangan pada Maret 2025.

Peningkatan kapasitas jembatan dilakukan untuk menjawab kepadatan penduduk dan keterbatasan akses transportasi di wilayah tersebut.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya bertujuan memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga membuka akses ekonomi masyarakat.

“Jika akses transportasi baik, aktivitas masyarakat menjadi lancar, ekonomi bergerak, dan kesejahteraan dapat meningkat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung pembangunan daerah dengan patuh membayar pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia menegaskan pentingnya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena pemerintah daerah tidak dapat sepenuhnya bergantung pada dana pusat.

“Permintaan masyarakat sudah kami penuhi karena memang sangat dibutuhkan. Kami berharap ke depan masyarakat juga semakin patuh membayar pajak, karena dari sanalah pembangunan daerah dapat terus berjalan,” tegasnya.

Selain itu, Bupati berpesan kepada pemerintah desa dan masyarakat agar menjaga kebersihan sungai di bawah jembatan. Ia meminta agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke sungai serta mendorong penataan kawasan bantaran sungai demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama.

Salah seorang warga Desa Kelambir V Kebun, Suryani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang atas renovasi jembatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Dulu jembatannya kecil dan sering berbunyi saat dilewati. Sekarang jalannya sudah halus dan jembatannya terlihat bagus,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat menjaga jembatan tersebut agar tetap awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang.

“Mari kita jaga bersama supaya jembatan ini bertahan sampai anak cucu kita,” katanya. (Id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE