PANYABUNGAN SELATAN (Waspada.id): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan Pemkab Madina telah mengusulkan pembangunan sejumlah ruas jalan ke pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Hal itu disampaikan Saipullah saat safari Ramadan dengan agenda salat Subuh berjemaah di Desa Hayuraja, Kecamatan Panyabungan Selatan, pada Selasa (3/2/2026).

Dia menerangkan, panjang ruas jalan di Madina mencapai 1.800 kilometer dengan 1.200 kilometer di antaranya dalam kondisi rusak. “Yang sehat hanya 600 Km saja, artinya 1.200 Km jalan perlu perbaikan,” kata Saipullah.
Bupati mengungkapkan, APBD Madina tidak sanggup menanggung biaya perbaikan ruas jalan dalam kondisi rusak itu sehingga diperlukan bantuan dari pemerintah di atasnya.
“Sudah kami usulkan, semoga dapat disahuti. Pembangunan jalan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” lanjut dia.
Tak hanya ruas jalan, sejumlah program pembangunan lain pun terkendala karena ketidak-cukupan anggaran. “Kami masih mencari solusinya agar program yang sudah direncanakan dapat berjalan,” tegas Bupati Saipullah.

Kades Hayuraja Muhammad Darwis berharap kehadiran bupati dan rombongan membawa keberkahan. Dia menuturkan anak-anak SD, SMP, dan SMA di desa tersebut rutin melaksanakan salat Subuh berjamaah dalam satu tahun terakhir.
Terkait bonus produksi dari PT SMGP, Darwis menerangkan anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan jalan menuju tanah wakaf. Disisi lain, dia bermohon kepada bupati agar dapat memfasilitasi penerangan di sepanjang jalan Desa Hayuraja.
Kegiatan safari Ramadan di Desa Hayuraja ditutup dengan penyantunan anak yatim serta penyerahan Al-Qur’an dan kain sarung kepada BKM Masjid Nurul Iman.(id100)












