TOBA (Waspada) : Menkomarves, Luhut Binsar Panjaitan bersama dengan Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan perihal perampungan kegiatan di lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia. Untuk merampungkan seluruhnya butuh waktu dua tahun ke depan dengan serapan anggaran Rp15 triliun.
Demikian disampaikan Luhut saat menggelar Konfrensi Pers usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional pengembangan 5 DPSP kwartal 2 yang digelar di Caldera Escape Sibisa,Kecamatan Ajibata, Rabu (21/12).
“Kami mau 5 DPSP harus selesai pada kuartal 3 tahun 2024. Jadi sekarang, kita evaluasi sekarang,” ujar Luhut.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan soal pengembangan wisata dalam negeri dan berharap semakin meningkat dibanding sebelum pandemi Covid-19.
“Kita jangan bertumpu pada pariwisata luar negeri. Jadi, kalau bisa kita kembalikan wisata dalam negeri ini lebih banyak daripada waktu sebelum Covid-19, saya kira sudah menjadi pencapaian besar,” tuturnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan bahwa akan dilaksanakan event berskala internasional di Toba yakni F1 H2O yang akan berlangsung pada bulan Februari 2023 mendatang.
“Target wisatawan nusantara 1,2 sampai 1,4 miliar, kita tingkatkan dengan lebih banyak event. Di Toba ini, bulan Februari 2023 akan ada event F1 H2O yang kita harapkan pemacu dan pemicu wisatawan,” papar Sandiaga Uno.
Ditambahkannya, pengembangan sektor pariwisata juga akan membantu penyerapan lapangan kerja di bidang pariwisata.
“Tadi, sudah dikatakan beberapa inovasi, maka kita harapkan jumlah lapangan kerja hingga 4,4 juta dengan berbagai koordinasi lintas kementerian. Penambahan dana sebanyak Rp15 triliun kita harapkan dapat merampungkan segala kegiatan pada Destinasi Pariwisata Super Perioritas,” pungkasnya. (rg)











