Pemilu Wujudkan Bangsa Dan Negara Lebih Maju

  • Bagikan
Ketua KPU M. Isman Hutabarat (lima kiri) pose bersama Kapolres AKBP Yogen Heroes Baruno (enam kanan) dan lainnya saat pembukaan rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat Kota Pematangsiantar di aula DWP, Jl. Porsea, Selasa (27/2) sore.(Waspada-Edoard Sinaga).
Ketua KPU M. Isman Hutabarat (lima kiri) pose bersama Kapolres AKBP Yogen Heroes Baruno (enam kanan) dan lainnya saat pembukaan rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat Kota Pematangsiantar di aula DWP, Jl. Porsea, Selasa (27/2) sore.(Waspada-Edoard Sinaga).

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar mengharapkan Pemilu 2024 mewujudkan bangsa dan negara lebih maju, sejahtera dan damai.

Penyampaian harapan Ketua KPU M. Isman Hutabarat saat membuka rapat pleno terbuka KPU tentang rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Capres, DPR RI, DPD RI, DPRD Sumut dan DPRD tingkat Pematangsiantar yang rencananya berlangsung sampai Minggu (3/3) di gedung DWP, Jl. Porsea, Selasa (27/2) sore.

Sementara, Kapolres AKBP Yogen Heroes Baruno bersyukur tahapan Pemilu 2024 di Pematangsiantar berlangsung aman dan damai berkat adanya kerjasama yang baik semua pihak termasuk TNI dan Forkopimda.

Menurut Kapolres, bila sebelumnya terjadi perbedaan pendapat maupun pilihan, sekarang mengajak bersatu, hingga situasi dan kondisi Pematangsiantar tetap kondusif sampai tahap selanjutnya tuntas.

Sedang Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nanang Wahyudi Harahap menyatakan tahapan seperti rekapitulasi tingkat kecamatan memang sangat melelahkan, apalagi harus mengejar waktu.

Nanang menegaskan bila masih tetap ada kesalahan atau selisih angka yang terjadi pada tingkat kecamatan, harus menyelesaikannya pada rapat pleno tingkat Pematangsiantar saat itu, hingga tidak ada lagi masalah.

Selanjutnya, Ketua KPU membacakan tata tertib rapat pleno terbuka yakni peserta terdiri Komisoner KPU, Bawaslu, PPK seluruh kecamatan, pengurus dan saksi partai politik (Parpol) peserta Pemilu dan calon DPD.

Teknisnya, tiap PPK membacakan salinan D hasil rekapitulasi tingkat kecamatan mulai dari Pilpres, DPR RI, DPD, DPRD Sumut dan DPRD Pematangsiantar serta urutannya mulai Kec. Siantar Barat, kemudian Siantar Selatan, Siantar Sitalasari, Siantar Timur, Siantar Simarimbun, Siantar Marihat, Siantar Utara dan Siantar Martoba.

Menurut Ketua KPU, saksi boleh mengajukan keberatan bila ada ketidaksesuaian angka dan KPU akan menjelaskan sesuai dengan rekapitulasi D hasil dari kecamatan serta ketidaksesuaian angka yang mendapat perbaikan akan menjadi catatan khusus.

Kalau saksi tetap keberatan, Ketua KPU menyatakan rapat pleno akan meminta rekomendasi dari Bawaslu dan KPU menindaklanjutinya serta setelah seluruh peserta rapat pleno menandatangani, akan menyampaikan ke KPU Sumut hasil dari seluruh rekapitulasi penghitungan suara tingkat Pematangsiantar.

Selanjutnya, berlangsung pembacaan hasil rekapitulasi melalui D hasil tingkat Kec. Siantar Barat sesuai urutan dan saat itu tetap masih ada angka yang masih berbeda antara salinan dengan D hasil dengan salinan yang ada pada saksi.

Perbedaan angka itu mendominasi tentang jumlah pemilih dan tidak berpengaruh terhadap perolehan suara partai politik (Parpol) serta akhirnya dapat terselesaikan dengan melakukan perbaikan sesuai kesepakatan peserta rapat pleno.

Hasil penghitungan suara untuk pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), pasangan nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar meraih 8.230 suara, pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meraih 11.009 suara serta pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD meraih 2.584 suara.(a28).

  • Bagikan