SERGAI (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) melakukan pemeriksaan terhadap 181 unit sepeda motor dinas desa jenis Yamaha Nmax sekaligus pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat keliling. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai, Senin (2/3/2026).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kepatuhan administrasi, kelengkapan kendaraan, serta perawatan motor yang merupakan sarana transportasi operasional desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sergai, Fajar Simbolon, menegaskan bahwa langkah ini sekaligus menjadi evaluasi atas tanggung jawab desa dalam mengelola aset daerah. “Jadi kita mau lihat hari ini apakah mereka rawat, apakah mereka urus. Ada yang pelatnya dobel, ada yang tidak pakai pelat, itu pelanggaran berat,” kata Fajar dikonfirmasi Waspada.id, di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pembayaran pajak dilakukan langsung hari itu agar seluruh kendaraan kembali tertib administrasi. “Pada hari ini langsung kita bersama untuk bayar pajak,” ujarnya.
Menurut Fajar, biaya pajak dan perawatan kendaraan menjadi tanggung jawab pemerintah desa dan dianggarkan melalui APBDes. “Pinjam pakai itu mereka yang ngurus, membiayainya mereka, pajaknya mereka. Tanggung jawab mereka,” tegasnya.

Ia menekankan, bila kendaraan tidak dirawat maupun berubah warna Plat merah atau tak dipasang BK nya maka sesuai perjanjian akan ditarik dan diberikan sanksi.Terkait kendaraan yang tidak hadir akan menyusul. Namun bila kendaraan tersebut hilang, Fajar menyebut tanggung jawab berada pada desa. “Apabila kehilangan, yang mengganti unitnya Desa dan mereka akan diaudit oleh inspektorat,” katanya.
Dinas PMD memastikan pengecekan dilakukan terhadap seluruh unit yang hadir. Pemeriksaan ini diharapkan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan aset, kepatuhan pajak, serta memastikan motor dinas benar-benar digunakan untuk mendukung pelayanan desa. (bs)












